All about InnovationšŸ’”, Law⚖️, ManagementšŸ“, & Soccer⚽: Oktober 2023

IWA

Minggu, 08 Oktober 2023

Tips Inovatif Mengatasi Masalah Rumah (Part 1)

Memiliki rumah yang aman, indah, nyaman, dan sehat merupakan dambaan setiap orang. Rumah tidak hanya sekadar tempat berlindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga simbol status sosial pemilik dan sumber inspirasi. Bahkan ada pepatah yang mengatakan "rumahku adalah surgaku". Ini menandakan betapa pentingnya kehadiran sebuah rumah dalam kehidupan manusia.


Dalam keseharian, muncul berbagai masalah seputar rumah, sifatnya sepele, namun cukup mengganggu juga seperti atap bocor, tembok retak, WC bau, dan sejenisnya. Tidak semua masalah seputar rumah diselesaikan dengan menggunakan jasa tukang dan cleaning service, tapi bisa diatasi sendiri dengan cara yang inovatif dan praktis, memanfaatkan sesuatu di sekitar kita. Di samping menghemat biaya, juga melatih kemandirian, kecerdasan otak, dan sekaligus olahraga juga.


1. Tips seputar taman dan lingkungan

- Ketika ada ulat pohon yang mengganggu, maka kita bisa mengambil oli bekas secukupnya, lalu campurkan dengan kapur bangunan. Aduk campuran tersebut sampai rata, lalu oleskan pada batang atau tangkai buah yang terserang ulat dengan kuas besar atau jerami

- Rumput liar yang tidak terkendali dapat diatasi menggunakan garam halus secukupnya 

- Jika ingin menyuburkan bunga mawar, siapkan beberapa batang kayu yang sudah kering, kemudian bakar hingga menjadi abu, lalu taburkan pada akar bunga mawar. Lakukan seminggu sekali secara rutin 

- Obat-obatan yang sudah kedaluwarsa bisa dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman. Caranya, hancurkan obat-obatan hingga menjadi bubuk, lalu sebarkan di taman secara merata

- Kulit pisang juga bisa untuk menyuburkan tanaman. Caranya ambil kulit pisang dan simpan beberapa hari, setelah tampak kecokelatan dan tampak kering, tumbuklah hingga lembut, dan taburkan tiap pagi dan sore pada tanaman bunga anda

- Cara melindungi tanaman dari semut dengan mengumpulkan beberapa kulit telur ayam, lalu bakar hingga warnanya berubah menjadi hitam. Setelah berubah warna, tumbuk sampai halus, lalu taburkan di sekitar tanaman yang sering dilewati semut

- Balsem pun bisa untuk mengusir semut merah dengan mengoleskannya ke bagian bawah dan tengah batang pohon

- Jika di rumah banyak koran yang menumpuk, bisa dimanfaatkam untuk mengusir gulma (rumput/tanaman liar). Letakkan lembaran-lembaran koran di antara bedeng tanaman, di bagian yang ditanami oleh gulma. Sirami dengan air sampai koran basah

- Untuk mencegah bunga rontok, campurkan 1 liter air dengan 1-2 sendok gula pasir. Aduk dan ratakan larutan tersebut. Setelah larutan tercampur sempurna bisa langsung disemprotkan ke bunga yang rentan rontok

- Ampas teh bisa digunakan sebagai pengganti kompos pada tanaman, tentunya untuk menyuburkan tanaman

- Ampas kelapa bisa digunakan sebagai pupuk alami agar tanaman cepat berbuah

- Air bekas kondensasi AC ternyata bisa dimanfaatkan untuk menyuburkan bunga mawar. Jangan lupa untuk rajin memotong bunga yang sudah kering agar tunas dan kuncup bunga yang baru dapat tumbuh lagi

- Sisa kupasan kulit bawang merah atau putih yang direndam seharian lalu disiramkan ke tanaman ternyta bisa untuk menyuburkan tanaman

- Membuat pestisida alami dengan menggunakan cabai keriting  kemudian diblender atau ditumbuk. Campur dengan 500 ml air, kemudian jemur di bawah matahari selama beberapa menit. Saring dan masukkan larutan cabai ke dalam botol sprayer

- Menaburkan tembakau di sekitar tanaman cukup efektif untuk mengusir keberadaan cacing tanah 

- Menaburkan tepung maizena cukup efektif untuk mengusir jamur 

- Segenggam cengkeh yang direndam dalam mangkuk cukup efektif untuk mengusir lalat

- Cangkang telur yang dihancurkan hingga halus lalu ditebarkan di sekitar tanaman ternyata dapat memperkuat tangkai tanaman 

- Mengusir hama di daun mangga yang memang rentan terserang hama dapat dilakukan dengan mencampurkan 1 liter air dengan kapur sirih secukupnya lalu semprotkan ke tanaman tersebut

- Mengusir hama bekicot dengan menaburkan serbuk gergaji di sekitar tanaman yang terserang bekicot

- Mengusir ulat yang ada di rumput maupun tanaman hias dengan cara menaburkan abu kayu bakar

- Ketika musim kemarau dan taman rumah harus rutin disiram, sementara pasokan air terbatas, maka harus semakin menghemat air dengan sabut kelapa. Caranya letakkan sabut kelapa di sekeliling tanaman dan siram. Sabut kelapa bisa menyimpan stok air dan menjaga kelembapan tanah

- Untuk menghilangkan bau sampah di tempat sampah bisa dilakukan dengan memberikan soda kue pada dasar tempat sampah dan kantong sampah yang terpakai 

- Agar kolam renang tetap jernih, gunakan batu zeolit yang bisa menarik partikel kotoran di dalam air dan juga sebagai hiasan yang menarik. Sementara untuk menjaga akuarium ikan tetap jernih, bisa menggunakan tanaman srirejeki dan juga sebagai hiasan menarik juga

- Air akuarium bekas sebaiknya disiram ke tanaman karena mengandung vitamin yang baik untuk tanaman di sekitar taman

- Memelihara hewan yang cerewet dan memiliki tingkat agresivitas tinggi seperti anjing, burung beo, dan monyet cukup efektif membuat maling mengurungkan niatnya mencuri rumah. 


2. Tips seputar dinding

- Bau dinding yang baru dicat terkadang membuat pusing dan dapat menurunkan selera makan. Solusinya, isi mangkuk dengan segelas air yang dicampur dua sendok garam, lalu letakkan di pojok ruangan yang baru dicat

- Dinding dan wallpaper yang kotor cukup mengganggu penampilan rumah. Solusinya dengan tepung maizena. Caranya campurkan 60 gram tepung maizena, 125 ml cuka dan 4 liter air. Dengan bantuan spons, bersihkan dinding dan wallpaper menggunakan campuran tersebut 

- Noda krayon pada tembok bisa dihilangkan dengan cairan penetran seperti WD 40. Setelah disemprotkan, bisa dibersihkan menggunakan kain biasa

- Stiker yang menempel pada kaca selama bertahun-tahun akan sulit dilepaskan. Cara mengatasinya, gunakan pengering rambut ketika melepas stiker. Jika masih ada lem yang menempel, gunakan minyak kayu putih dan gosoklah dengan penggaris plastik (jangan menggunakan pisau karena bisa merusak kaca)

- Mengecat kayu jauh lebih boros karena permukaan kayu berpori sehingga dapat menyerap cat. Untuk mengatasi hal tersebut, ada cara yang mudah. Lapisi triplek dengan cat tembok yang sewarna dengan cat kayu. Setelah cat kering, barulah dilapisi dengan cat kayu

- Jika cairan pembersih kaca habis, maka bisa menggunakan tembakau yang direndam air selama 15 menit. Lalu masukkan lap bersih ke dalam rendaman tersebut, untuk kemudian dilap ke kaca

- Jika ingin memotong kaca tapi tidak ada tukang khusus, maka kaca bisa direndam di bawah permukaan air lalu potong menggunakan gunting yang agak besar

- Jika ada lumut yang membandel, siram lumut yang menempel di dinding dengan air kapur. Setelah itu, baru dibersihkan dengan sikat kawat yang kaku.


3. Tips seputar lantai

- Noda minyak di lantai bisa dibersihkan dengan tiga cara: menaburi garam, bedak, atau tepung maizena. Biarkan minyak di lantai sampai terserap. setelah itu sikatlah dan bersihkan dengan kain basah

- Keramik yang kusam bisa diatasi menggunakan belimbing wuluh yang asam. Gosokkan bagian dalam belimbing wuluh di atas permukaan keramik, diamkan 10 menit, lalu disikat, dan terakhir dilap dengan kain basah

- Saat musim hujan, lantai semen akan mudah licin. Untuk mengatasinya, taburkan abu gosok

- Lantai dapur yang licin akibat minyak bisa diatasi dengan campuran air dan jeruk nipis (satu gelas air 

dicampur perasan satu jeruk nipis untuk 1 meter persegi lantai). Percikkan campuran tersebut ke lantai, kemudian lap dengan lap basah

- Lantai yang terkena oli bisa akan sulit dibersihkan jika hanya mengandalkan air saja. Bisa dicoba menaburkan semen secukupnya ke lantai tersebut, tunggu beberapa saat hingga oli terserap semen. Setelah semen memadat, bersihkan dengan menggunakan sapu

- Menyapu lantai kadang membuat debu-debu beterbangan. Nah, untuk mengusir debu tersebut bisa menggunakan ampas daun teh


4. Tips seputar atap

- Bocor pada plafon jika dibiarkan terlalu lama akan bertambah besar. Untuk mengatasinya, gunakan lem karet silicon yang biasa dipakai sebagai lem akuarium. Lem akan mengering dalam waktu 2 jam dan setelah itu plafon bisa dicat ulang

 - Jika atap asbes di rumah bocor, bisa dioleskan plinkote (semacam dempul untuk bodi mobil) kira-kira 3 cm ke samping dari lokasi kebocoran. Setelah itu lapisi dengan secarik kain perca. Pelapisan dilakukan dalam kondisi basah. Biarkan hingga kering. Gabus bisa juga sebagai peredam suara seng, diletakkan di bawah lapisan asbes

- Potongan gabus jangan langsung dibuang, ternyata bisa dimanfaatkan untuk menambal talang yang bocor. Caranya, potong gabus kecil-kecil dan masukkan ke dalam wadah yang berisi minyak tanah. Diamkan beberapa saat hingga gabus menjadi lunak seperti bubur. lalu, tempelkan bubur gabus tadi pada area talang yang bocor

- Mengatasi keretakan dek beton bisa menggunakan cairan gula merah yang sudah dipanaskan. Biarkan hingga mengering.

 


Sumber: Buku 300 Tips Praktis Mengatasi Masalah Rumah karya Tim Griya Kreasi dan pendapat pribadi penulis


Demikian artikel saya, silakan mampir juga ke blog saya yang kedua (tentang kesehatan dan kemanusiaan, full text english), ketiga (tentang masalah dan solusi kelistrikan), serta keempat (tentang hewan peliharaan). Semoga bermanfaat. Terima kasih. Berikut link-nya: 


 Blog 2: healthyhumanityvicagi.blogspot.com


 Blog 3: listrikvic.blogspot.com 


 Blog 4: petsvic.blogspot.com






Inovasi Digital BRI untuk Indonesia

Disrupsi digital (perubahan besar-besaran menyesuaikan kebutuhan zaman akibat hadirnya teknologi digital) juga merambah sektor industri perb...