All about Innovationđź’ˇ, Law⚖️, Managementđź“ť, & Soccer⚽

IWA

Sabtu, 30 September 2023

7 Tips Berburu Second Branded Melalui Pembayaran yang Inovatif

Teknologi digital kini semakin canggih dan merambah ke sistem pembayaran yang disukai generasi muda. Pembelian secara online dan tatap muka tetap membutuhkan beragam sistem pembayaran digital. Program sistem pembayaran non-tunai ini semakin didukung oleh pemerintah yang ingin mengurangi ketergantungan sistem pembayaran tunai menggunakan uang kertas dan logam.


A. Inovasi Sistem Pembayaran Digital:

1. Menggunakan kode QR (Quick Response)

- Standar kode QR tiap negara berbeda, terutama dalam hal penamaan

-Di Indonesia sendiri nama kode QR adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard)

-Tentunya QRIS ini merupakan bagian dari GPN (Gerbang Pembayaran Nasional)



2. Pembayaran tanpa tatap muka
- Sekarang pembayaran bisa dilakukan melalui HP yang sudah terpasang aplikasi sistem pembayaran non-tunai yang diinginkan, kartu debit, kredit, sampai e-money 


3. Open Application Programming Interfaces (API)

- Jadi penyedia layanan sistem pembayaran digital ini wajib menghubungkan aplikasi dengan web

- Memudahkan pengguna untuk tidak terpaku pada aplikasi yang mungkin saja bisa mengalami gangguan 


4. Pembayaran biometrik

- Pembayaran biometrik dilakukan melalui bukti sidik jari, pola retina, dan sebagainya

- Biometrik diperlukan untuk memperkuat sistem keamanan mengingat bukti sidik jari, pola retina, dan sebagainya sangat sulit untuk dipalsukan

- Biometrik menjadi alternatif jika pengguna lupa kata sandi.


B. Berburu Second Branded 

Salah satu pengalaman menyenangkan bagi sebagian besar orang adalah berburu barang second branded. Tentu, alasan utamanya karena bisa mendapatkan produk berkualitas dengan harga yang terjangkau. Namun, bagi seorang pemula tentu harus berhati-hati agar tidak tertipu oleh seller yang tidak amanah. 

Kini berburu barang second branded juga jauh lebih mudah menggunakan metode pembayaran cashless, seperti QRIS Gopay. Kamu akan jauh lebih leluasa untuk berburu barang second branded. Pasalnya, pembayaran QRIS menawarkan transaksi keuangan yang lebih mudah dan praktis. Lantas, bagaimanakah tips berburu barang second branded berkualitas?

Sumber: https://www.pexels.com/photo/women-looking-at-the-clothes-in-the-wooden-box-6069528/

C. 7 Tips Berburu Barang Second Branded 

Fenomena berburu barang second branded kini bukan lagi menjadi hal yang tabu. Bahkan, thrifting ini sudah menjalar ke berbagai kalangan. Untuk mendapatkan produk berkualitas dengan harga yang murah tentu kamu harus memiliki strategi yang jitu. Inilah tips berburu barang second branded yang bisa kamu terapkan.

1. Susun Rencana

Hal pertama yang harus kamu lakukan yakni buatlah rencana barang apa saja yang akan dibeli. Pastikan barang tersebut belum kamu miliki, sehingga ini akan meminimalisir kepemilikan barang serupa. Selain itu, ini juga bertujuan agar dana yang dibutuhkan tidak membengkak.  


Kamu bisa mencatatnya di smartphone dan sertakan juga gambar barang yang kamu maksud. Dengan demikian penjual akan jauh lebih mudah untuk mencarikan barang sesuai keinginanmu


2. Tentukan Budget

Sebelum mengunjungi tempat thrifting sebaiknya tentukan anggaran terlebih dahulu. Ini merupakan salah satu cara agar pengeluaran tidak membengkak. Pastikan kamu membuat anggaran dengan cermat apa yang akan dibeli dan dibutuhkan. Dengan demikian, keuanganmu tidak memburuk setelah thrifting


3. Cari Toko Konsinyasi

Tips selanjutnya yakni kamu bisa memilih toko konsinyasi, ini merupakan toko yang tidak hanya menjual barang second branded akan tetapi juga menerima barang yang dijual orang lain. Ini bisa jadi salah satu strategi untuk menambah pundi-pundi rupiah dan kemudian membelanjakannya kembali. Sehingga, barang lama tidak memenuhi rumah dan terisikan oleh koleksi baru.


4. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Jika kamu sedang berburu pakaian second branded, maka sebaiknya gunakan pakaian yang nyaman. Pasalnya, rata-rata toko thrifting tidak menyediakan kamar ganti. Oleh karena itu, gunakan pakaian yang simple sehingga mudah untuk mencoba pakaian yang akan kamu beli.


Kamu bisa menggunakan bawahan legging ataupun atasan kaos. Dengan begitu, kamu bisa lebih leluasa mencobanya sebelum membeli. Pastikan ukurannya pas di badanmu sehingga uang yang keluar tidak akan sia-sia.


Selain itu, thrifting juga memakan waktu yang lama terlebih jika ada banyak pilihan beragam, pasti kamu tidak akan melewatkannya, bukan? Maka, gunakan pakaian yang nyaman dan simpel agar bisa bergerak lebih leluasa.


5. Kuasai Strategi Memindai Lorong

Menyisir semua stand tentu membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang cukup besar. Maka dari itu, Anda perlu menguasai strategi memindai agar waktu efektif tetapi juga tidak kehilangan barang branded impian. Caranya yakni dengan melihat berdasarkan kelompok jenis, harga dan warna. Kamu bisa memilih sesuai kategori berdasarkan kebutuhan. Ini akan jauh lebih efektif daripada harus mengunjungi semua stand.


6. Bangun Interaksi Baik dengan Seller

Setelah menemukan barang second branded yang kamu impikan, Langkah selanjutnya yakni mulailah membangun komunikasi yang baik dengan seller. Ini tentu akan membawa keuntungan bagi kamu, seperti bisa mengetahui kapan barang dagangan baru datang, produknya apa saja, dan tentunya kamu bisa menjadi pembeli pertama yang lebih leluasa untuk memilih. 


7. Gunakan Sistem Pembayaran Cashless

Umumnya, toko barang second branded tidak menerima pengembalian uang maka pastikan kamu menggunakan sistem pembayaran yang pas dan mudah. Kamu bisa menggunakan sistem pembayaran cashless, seperti QRIS Gopay. Dengan pembayaran QRIS kamu akan jauh lebih mudah membayar sesuai nominal harganya. 


Selain itu, pembayaran ini juga jauh lebih aman karena kamu tidak harus membawa banyak uang saat berada di keramaian. Pembayaran juga jauh lebih praktis dan kamu tidak harus mengantri menunggu kembalian. Sangat efektif, bukan?

Sumber: https://www.pexels.com/photo/assorted-clothes-hanged-on-a-clothes-rack-6068952/

D. Berburu Second Branded dengan QRIS GoPay 

Berburu “harta karun” second branded berkualitas adalah aktivitas yang menyenangkan sekaligus menantang. Pasalnya, kamu akan berlomba mendapatkan produk berkualitas dengan harga yang murah. Oleh karena itu, pastikan menguasai strategi yang baik agar barang impianmu berada di genggaman.

Salah satunya, kamu bisa menggunakan metode pembayaran cashless melalui QRIS Gopay agar pembayaran jauh lebih praktis dan mudah. Dengan pembayaran ini kamu juga jauh lebih aman karena tidak membawa uang cash dalam jumlah banyak. Kelebihan QRIS juga lebih efektif dari segi waktu dan bisa membayar dengan nominal yang pas sesuai harga. 

Nah, jika kamu kehabisan saldo QRIS Gopay, sangat direkomendasikan untuk top up menggunakan bank digital terbaik, yaitu digibank by DBS. Ada beberapa kelebihan yang kamu dapatkan saat menjadi nasabah digibank by DBS yang memanfaatkan fitur QRIS di dalamnya, yaitu: 

Bayar sat set pakai digibank QRIS

Limit 10 juta/transaksi/hari

Nikmati promo menarik di merchant pilihan.


E. Digital Payment pada Digibank by DBS

- Digibank by DBS berkomitmen untuk menjadi salah satu bank dengan sistem pembayaran digital terbaik di Indonesia

- Ketika membuka rekening pun tidak perlu datang bank, cukup sediakan HP, kuota internet, dan bukti diri. Bahkan ada sistem biometrik juga

- Beberapa keuntungan lainnya adalah:

Having fun jadi lebih maksimal

Mau top up menggunakan GoPay dan lainnya terasa mudah dan dilakukan dimana saja


Masa depan jadi lebih aman

Tentunya dengan perencanaan investasi yang baik dapat menentukan tindakan selanjutnya. Investasi dapat dilakukan mulai dari Rp. 100 ribu


Semua aman dan mudah dalam satu genggaman 

Semua transaksi yang dilakukan cukup praktis dengan mengandalkan 1 aplikasi saja. Belum lagi banyak promo menarik yang tidak akan ada jika kita melakukan sistem pembayaran tunai


Nah, sudah jelas kan berbagai kemudahan dan inovasi dari digibank by DBS. Untuk info selengkapnya tentang digibank by DBS, silakan klik di sini



Selasa, 05 September 2023

Manajemen Pengamanan Diri Sendiri (Part 2)

Artikel ini merupakan lanjutan dari Manajemen Pengamanan Diri Sendiri (Part 1) . Bagian dari pengamanan diri adalah peduli, peka, dan waspada terhadap lingkungan sekitar sesuai kemampuan. Percayalah jika kita melakukan hal tersebut, kita pun akan diperlakukan serupa oleh oranglain.

5. Pengamanan terhadap bentuk penipuan di rumah dan lingkungan sekitar

- Pastikan jika memiliki asisten rumah tangga maupun perawat di rumah, jelas sumbernya (biro jasa), asal muasal, latar belakang keluarganya, dan memiliki nomor kontak yang jika terjadi sesuatu. Jika ragu, mintalah identitas yang jelas dengan bukti surat keterangan daerah asal, tempat tinggal, KTP, dan jaminan dari biro jasa

- Waspada penculikan anak dan kejahatan dari oknum asisten rumah tangga itu sendiri. Biasanya mereka pura-pura baik pada awalnya, ketika lengah baru beraksi. Maka jaminan dan bukti identitas menjadi sangat penting

- Terkadang justru asisten rumah tangga yang terlalu lugu dan polos, justru rentan menjadi korban penipuan yang bisa merugikan majikannya saat majikan tidak ada di rumah. Perlu diberitahu agar tidak sembarangan bergaul dan berkeliaran

- Jika merekrut sopir pribadi, pastikan jelas identitas, domisili, latar belakang keluarganya, dan memiliki jaminan jika terjadi sesuatu. Baiknya memiliki pengalaman tinggi serta attitude yang baik memberikan rasa aman dan nyaman bagi majikan, termasuk ketika harus antar jemput anak-anak. Untuk menghindari tindak kejahatan dari oknum sopir yang bisa saja menyalahgunakan kendaraan pribadi atau uang bensin misalnya, maka diperlukan perjanjian tertulis. Pastikan pengeluaran untuk kendaraan dicatat, termasuk perawatan berkala

- Jika diperlukan, baiknya dipasang juga CCTV di rumah.


6. Waspada kejahatan gendam 

- Perlu diketahui, gendam merupakan jenis hipnotis untuk kejahatan. Berbeda dengan hipnotis di dunia hiburan atau untuk terapi kesehatan serta psikologi. Umumnya gendam identik dengan sihir juga, memanfaatkan bantuan jin. Dengan berdoa sebelum memulai aktivitas bisa menangkal serangan gendam tersebut

- Jangan terlihat bengong, murung, atau melamun  pada saat berada di keramian

- Jangan terlalu akrab dan polos, terutama terhadap orang yang baru dikenal di tempat umum yang rawan, seperti terminal. Tidak masalah dikatakan sombong juga. Jika orang tersebut menawarkan makanan/minuman gratis, tolak dengan halus dan berkata baru saja sudah makan/minum. Kita tidak tahu di samping kejahatan gendam, diawali kejahatan bius lewat makanan/minuman

- Jangan juga terlalu sibuk membawa terlalu banyak barang belanjaan sekaligus sambil menelepon dan menggendong anak

- Jangan terlihat panik jika ada masalah, misal ada gangguan di mesin ATM. Usahakan selalu waspada dengan orang yang menawarkan bantuan (kecuali satpam setempat) saat kita kesulitan di ATM

- Jangan ladeni orang yang menawarkan barang mewah kepada kita dengan harga miring. Katakanlah "maaf, saya tidak tertarik" dan segera tinggalkan orang tersebut. Kita tidak tahu apakah orang tersebut menggunakan hypno selling biasa atau malah gendam. Daripada terbujuk rayu untuk barang yang tidak dibutuhkan, langsung ucapkan maaf dan segera tinggalkan orang tersebut

- Jika tiba-tiba ditegur atau ditepuk oleh seseorang yang mengaku kenal dengan kita, tapi tidak kita kenal, jangan ditanggapi. Kalau lebih afdal tepuk balik (sambil berdoa) dan membuat kaget orang tersebut, sehingga gendamnya akan gagal total. Lalu, hindari dan jangan menatap wajah

- Jika orang tersebut masih mengejar kita, segera berlindung di pos keamanan terdekat. Jika tidak ada pos keamanan dan terpojok, teriaklah sehingga mengundang massa dan membuat ciut pelaku. Si pelaku tidak mungkin melakukan gendam terhadap massa yang banyak hehe...


7. Penipuan kuis dan lowongan kerja 

- Jangan mudah terbujuk rayu dengan sesuatu yang gratisan padahal kita tidak pernah ikut kuis/giveaway tersebut. Selalu catat jika kita pernah ikut kuis/giveaway dan kapan pengumumannya. Jika pemenang diminta biaya ini itu yang tidak masuk akal, kemudian sumbernya pun mencurigakan, bukan akun resmi, abaikan saja, sudah pasti penipuan

- Sekarang mencari pekerjaan semakin sulit. Terkadang ini menjadi peluang bagi penipu untuk melancarkan niat jahatnya dengan memanfaatkan kepolosan dan keterdesakan pelamar kerja. Untuk itu, pencari kerja wajib memastikan sumber info lowongan kerja terpercaya, lalu website, email, alamat perusahaan, dan media sosial harus meyakinkan. Umumnya, perusahaan tidak meminta uang kepada pelamar kerja, kecuali jika perusahaan tersebut berupa agen/makelar dan pihak ketiga

- Terkadang penipuan seperti di atas juga menggunakan kejahatan gendam melalui panggilan telepon, dengan intonasi suara yang meyakinkan, tapi ujung-ujungnya korban menurut agar sejumlah uang segera ditransfer. Begitu jahatnya kejahatan seperti ini, tabungan korban hasil jerih payah puluhan tahun bisa ludes tak bersisa. Kunci untuk menghadapi kejahatan seperti ini adalah dari awal harus curiga, tidak tertarik, bersikap kritis, dan selalu berdoa. Jika berani, kita bisa berdebat yang membuat pelaku mundur melancarkan aksinya. Kalau perlu, suara pelaku direkam dan catat nomor HP-nya

- Jangan mudah terjebak rayuan rekan sejawat yang bisa menjebak anda untuk memberikan data pribadi maupun rahasia perusahaan. Biasanya ini kompetitor yang menyamar. Imbalan besar tapi karir anda bisa rusak seketika

- Jangan membawa aset pribadi ke ruangan kantor karena bisa mengundang kecemburuan rekan kerja dan bisa saja diam-diam ingin menjatuhkan karir anda.


8. Waspada pencurian akun di dunia maya/media sosial 

- Pelakunya disebut cracker/hacker jahat

- Mengincar akun media sosial yang keamanannya lemah, jarang aktif, atau bernilai cuan. Bisa jadi ulah haters kalau memang akun kita sudah populer

- Tambahkan autentikasi 2 faktor, verifikasi 2 langkah, dan pastikan kata sandi tidak mudah ditebak serta terintegrasi dengan email + nomor telepon. Sehingga ketika nyaris hilang, bisa menggunakan beberapa bukti lain. Lebih bagus kata sandi diperbarui tiap tahun

- Hindari aplikasi bajakan dan tautan yang mencurigakan

- Jangan membuka dan menanggapi pesan janggal dalam bentuk APK, PDF, dan sejenisnya, seperti undangan pernikahan palsu, CS bank palsu (biasanya seputar biaya transaksi), OTP nyasar, polisi palsu (surat tilang palsu), hadiah giveaway palsu, tagihan listrik palsu, dan pembeli palsu (waspada buat penjual online)

- Jangan membocorkan data pribadi 

- Pastikan perangkat HP maupun komputer terbebas dari virus, salah satunya dengan memasang perangkat anti virus terbaik. Ingat, virus bisa saja mengambil data pribadi kita dan khawatir disalahgunakan

- Waspada virus bisa menyamar lewat aplikasi tertentu, seperti anti virus, penghapus file sampah, dan sebagainya. Itu bisa mengakibatkan sering muncul iklan yang mengganggu di HP. Solusinya segera hapus aplikasi yang mencurigakan (cek kolom komentar di Play Store, jika ulasan buruk dan terindikasi bervirus, segera hapus). Terkadang aplikasi yang membawa virus iklan tidak ada logonya, tidak ada tulisan dan berada di daftar aplikasi teratas (ada ruang kosong). Cek juga file mencurigakan yang mungkin tidak sengaja di-download 

- Kalau login di warnet, jangan lupa logout walau sekadar cek email, karena kita tidak tahu mungkin saja ada cracker berkeliaran di warnet 

- Jangan mudah percaya terhadap orang yang baru dikenal, baik di dunia nyata maupun dunia maya


9. Tips membeli kendaraan bekas agar tidak ditipu

- Lihatlah ruang mesin, cek nomor rangka dan sasis, apakah sama dengan BPKB/STNK. Untuk lebih meyakinkan, kita dapat menanyakan detail kendaraan tersebut ke Kantor Samsat, tempat kendaraan tersebut didaftarkan

- Cek mesin komponen utama, seperti mesin (apakah suaranya stabil atau ada bunyi abnormal), timing belt (tanyakan sudah penggunaan kilometer berapa dan kapan pergantian terakhir), kondisi rem masih pakem atau tidak (pedal rem yang baik ketika diinjak tidak terlalu ringan tapi tidak terlalu berat), kondisi kopling+perseneling (injak pedal kopling dan masukkan perseneling dalam keadaan mesin mati, jika terasa ringan dan lancar berarti masih normal), dan juga asap knalpot pastikan asapnya tidak kotor, mengingat pemerintah sedang menggalakkan uji emisi

- Cek instrumen pada kendaraan, seperti pada mobil, yaitu power window, central lock, speedometer, ban, lampu, dan sebagainya

- Pilih dealer penjualan kendaraan bekas yang dapat memberikan jaminan keabsahan dokumen kendaraan. Hal ini untuk menghindari dokumen yang palsu dan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi 

- Perhatikan interior kendaraan, pastikan masih bagus, tetap bersih, tidak ada bau apek, tidak berdebu, dan tidak berjamur 

- Perhatikan eksterior kendaraan. Pastikan cat masih bagus, tidak keropos, dan tidak ada penyok. Jangan termakan ucapan penjual bahwa cat masih orisinil padahal kusam. Justru ketika sudah kusam bisa mengurangi value. Pengecatan ulang tetap diperlukan jika kondisinya seperti itu. Bagian bawah kendaraan pastikan tidak terlalu kotor, apalagi sampai berkerak dan berlumpur

- Perhatikan radio dan speaker mobil. Jika suara speaker sember, dipastikan bermasalah

- Cek AC mobil. AC harus bekerja dengan baik pada semjua tingkat kecepatan. Jangan terburu-buru mengisi freon jika AC tidak dingin, karena bisa saja masalahnya ada kebocoran sistem pendingin. Jika tetap dipaksakan mengisi freon dalam keadaan bocor, seminggu AC tidak dingin kembali

- Periksa kembang ban, tingkat keausan harus sama  dan semuanya harus asli, bukan vulkanisir. Kembang ban tipis merata (keempat ban) pertanda kendaraan sudah sangat sering digunakan, mungkin untuk perjalanan luar kota. Cek juga kondisi pelek mobil, jika ada penyok, kemungkinan pernah ada benturan

- Hindari membeli kendaraan bekas kecelakaan lalu lintas, walau kondisinya sudah diperbaiki dan dijual dengan harga yang lebih rendah. Terkadang ada saja yang membuat kendaraan bermasalah di kemudian hari dan kurang terasa nyaman untuk dikemudikan

- Yang sering terlupakan adalah memeriksa engsel pintu bagasi dan cek karet bodi, pinggiran kaca, maupun wiper kendaraan. Untuk memeriksa engsel pintu bagasi, buka tutup bagasi, lalu kembali ditutup dengan kekuatan normal. Jika harus ditutup dengan kekuatan penuh baru bisa ditutup, itu sudah menjadi pertanda engsel pintu bagasi bermasalah. Sementara untuk memeriksa karet, tentunya lebih afdal jika disiram air terlebih dahulu apakah tembus ke dalam atau tidak.

 

10. Pengamanan terhadap uang palsu dan kartu bank

- Secara fisik, permukaan uang asli terasa lebih kasar dan uang palsu lebih halus seperti kertas HVS

- Uang palsu memiliki warna yang lebih kusam dan mudah luntur jika terkena air

- Jika menggunakan alat sinar ultraviopet, uang asli akan berpendar dengan logo, ornamen, dan gambar pahlawan terlihat secara utuh

- Jaga kerahasiaan PIN kartu (ATM, debit, dan kredit), dan kata sandi mobile banking. Jika pemilik PIN sudah lansia dan khawatir pikun/sakit berat, pastikan PIN juga diketahui oleh orang terdekat yang dipercaya

- Jika mendapatkan pembayaran melalui cek/giro, lakukan pencocokan data nama pemberi cek ke bank pelaksana. Tanyakan apakah dananya bisa dicairkan oleh pihak banki karena dengan alasan tertentu bank bisa memblokir rekening yang bersangkutan

- Waspada kejahatan gendam lewat telepon. Kuncinya jika dari awal mencurigakan langsung tutup telepon. Atau jika penasaran, debat balik lewat telepon. Hampir pasti gendam akan gagal karena dari awal sudah tidak percaya dan tidak tertarik. Lalu, jangan lupa berdoa, waspada,  dan tetap tenang.


11. Teknik dasar beladiri 

- Bentuk alat beladiri bermacam-macam, ada pistol, alat kejut listrik, dan gas air mata. Namun, semuanya mahal, berisiko disalahgunakan (misal oleh anak-anak), dan memerlukan izin dari kepolisian. Ada berbagai  alat beladiri alternatif dengan memanfaatkan sesuatu di sekitar kita dan yang kita bawa:

a. Botol semprot saus cabe yang diencerkan dengan sasaran mata pelaku

b. Ujung kartu ATM ternyata tajam serupa silet

c. Payung dan koran yang digulung. Bahkan dengan teknik pernapasan tertentu, koran yang digulung bisa menghancurkan besi jika dikonsentrasikan deengan benar

d. Stik golf atau tongkat baseball

- Jika ada tindak kejahatan, pelaku membawa senjata tajam dan terlihat akan menyerang anda, berusahalah menghindar ke samping, sambil melakukan serangan mendadak ke arah mata/jakun dengan mengeraskan jari tengah dan telunjuk (membentuk huruf V). Titik lemah lainnya adalah pukulan ke arah bawah dagu, tendangan samping ke arah pinggir paha, pukulan/tendangan ke arah ulu hati dan tendangan ke arah kemaluan. Jika lebih mahir lagi bisa menggunakan teknik kuncian yang membuat pelaku tidak bisa berkutik tanpa harus melukai atau mengeluarkan energi lebih untuk memukul/menendang, dengan cara kuda-kuda yang kokoh, lalu fokus pada serangan lawan, lalu menghindar dan segera tangkap serangan dengan satu tangan sementara tangan lain langsung mencengkeram leher atau siku di leher, lalu jatuhkan. Agak sulit untuk pemula, tapi jika terlatih maka refleks akan lebih baik dan bisa menjadi serangan balik yang efektif untuk melumpuhkan tanpa harus melukai. Setelah itu, anda bisa meminta bantuan warga sekitar. Tapi sekali lagi harus penuh perhitungan, jangan gegabah

- Terkadang pelaku bersenjata tajam maupun pistol bisa menyerah akibat teknik komunikasi yang efektif dan efisien. Ketika pelaku tersentuh dan iba, di situ ada kelengahan, maka sebisa mungkin senjata lawan bisa diambil tanpa paksaan. Tapi, ketika itu sulit dilakukan, maka ketika lengah lakukan serangan cepat untuk melumpuhkan dan merebut senjata lawan. Lalu, meminta bantuan warga sekitar. Tapi sekali lagi harus penuh perhitungan, jangan gegabah

- Sekarang zamannya media sosial dengan teknologi informasi maupun digital yang pesat, termasuk menangkal segala macam gangguan keamanan atau kejadian tidak menyenangkan lainnya. Untuk itu, siapkan HP terbaik, jika ada gangguan keamanan atau kejadian tidak menyenangkan lainnya, kita berada di posisi terdekat dan tidak sanggup melawan, maka viralkan melalui foto/video HP. Tapi jika tidak berani atau tidak punya HP, lebih baik menghindar, cari aman, lalu jangan lupa meminta bantuan warga sekitar.


Sebuah kutipan bagus tentang pengamanan diri dari seorang A. Handoyo, Advisor di bidang jasa personal security, tentunya patut direnungkan dalam menghadapi kerasnya dunia ini dengan segala macam potensi gangguan keamanannya:


Ingatlah akan Allah Yang Maha Kuasa,


belajarlah dari pengalaman yang terjadi,


bila takut, jangan berani-berani


bila berani, jangan takut-takut


bila ragu-ragu, janganlah nekat!


Sumber: Buku Panduan Praktis 1001 Kiat Pengamanan Diri Sendiri (Self Security) karya A. Handoyo dan pendapat pribadi penulis.



Demikian artikel saya, silakan mampir juga ke blog saya yang kedua (tentang kesehatan dan kemanusiaan, full text english), ketiga (tentang masalah dan solusi kelistrikan), serta keempat (tentang hewan peliharaan). Semoga bermanfaat. Terima kasih. Berikut link-nya: 

 Blog 2: healthyhumanityvicagi.blogspot.com

 Blog 3: listrikvic.blogspot.com 

 Blog 4: petsvic.blogspot.com




Jumat, 18 Agustus 2023

Manajemen Pengamanan Diri Sendiri (Part 1)

Ketika menonton berita di televisi maupun media sosial, kita merasa prihatin tindak kejahatan yang terjadi, khususnya di Indonesia semakin mengerikan saja. Bahkan, hanya persoalan sepele, orang mudah menganiaya dan menghilangkan nyawa oranglain. Belum lagi gangguan keamanan lainnya ketika kita sedang mencari rezeki atau menjaga barang berharga, entah itu kejahatan begal, berandal bermotor, perampok, dan sebagainya. Kejahatan muncul bukan hanya akibat desakan ekonomi dan pengangguran semata. Tapi ada juga faktor lain seperti dendam pribadi, ingin eksis, stres, depresi, dan ada kesempatan akibat lingkungan yang mendukung, seperti situasi sepi, kurangnya sistem keamanan, serta tetangga kiri kanan yang super cuek. Kehadiran aparat keamanan dibutuhkan untuk mengatasi hal tersebut. Masalahnya, rasio aparat keamanan dengan jumlah penduduk sangat tidak ideal. Di Indonesia, rasio polisi dengan masyarakat 1:700, idealnya 1:450. Perekrutan tenaga keamanan swasta seperti satpam dan pemanfaatan teknologi seperti alarm serta CCTV cukup membantu walau masih belum mencapai titik ideal. Untuk itu, menciptakan rasa aman  dapat dimulai dari diri sendiri dengan melakukan pencegahan sejak awal. Setiap warga hendaknya berusaha untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar (jangan terlalu cuek karena merasa bukan tanggung jawabnya atau urusan aparat keamanan). Belajar bela diri menjadi cara yang cukup efektif dan efisien untuk lebih percaya diri menghadapi gangguan keamanan walau tetap jangan gegabah. Jika kita tidak sanggup melawan suatu pelanggaran maupun kejahatan di depan mata, maka memviralkan sesuatu pelanggaran melalui media sosial dinilai lebih efektif daripada melawan langsung sebelum melaporkannya kepada pihak berwajib. Dengan catatan kamera HP harus bagus, cukup memori, dan baterai tidak cepat nge-drop hehe... Lalu, jangan lupa untuk memulai aktivitas dengan berdoa terlebih dahulu.


Kejahatan tidak melulu akibat desakan ekonomi atau sulit mendapatkan pekerjaan semata yang bisa berujung stres, depresi, dan frustasi, tapi bisa muncul akibat faktor-faktor lain, seperti:

1. Situasi sepi

2. Tetangga kiri kanan terlalu cuek dan sibuk dengan urusannya masing-masing

3. Kelengahan aparat keamanan yang terbatas jumlahnya

4. Kelengahan dalam mengamankan barang berharga

5. Kesempatan melihat calon korbannya terlihat lemah, panikan, sibuk, dan suka membawa barang berharga, bahkan cenderung suka pamer

6. Pelaku terjerat utang yang memberatkan (berbunga tinggi)

7. Akumulasi dendam pribadi 

8. Lingkungan pergaulan yang toksik, termasuk keluarga yang berantakan, mengakibatkan kejahatan seperti narkoba dan miras begitu mudah masuk

9. Hukuman yang ringan dengan keistimewaan lainnya untuk koruptor maupun penjahat kelas kakap misalnya menjadi munculnya bibit-bibit koruptor/penjahat kelas kakap baru

10. Tidak ada CCTV.


Kondisi keamanan yang aman dan kondusif akan membantu menumbuhkan perekonomian tentunya. Kepercayaan investor akan membaik pula. Ujung-ujungnya bisa membuka lapangan kerja baru. Tapi sebaliknya, jika kondisi keamanan buruk, maka investor akan kabur, pengangguran dan kemiskinan meningkat, ujung-ujungnya tingkat kejahatan semakin tinggi.


Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, tapi di sisi lain tidak boleh curiga berlebihan maupun berburuk sangka. Seperti contoh kita boleh saja waspada terhadap orang yang berwajah seram dan bertato tapi tidak boleh langsung menghakimi orang tersebut jahat. Jangan juga mudah percaya sama orang yang baru kita kenal.


Berikut manajemen pengamanan diri sendiri:

1. Di rumah

- Memasang teralis yang kuat di jendela dan pintu rumah

- Memasang CCTV, apalagi jika rumah juga merupakan tempat usaha seperti warung

- Jika model garasi kendaraan terbuka, pastikan garasi terlindungi dan mudah dipantau satpam

- Beri kotak pengaman pada sekering listrik

- Mengunci pagar saat malam hari

- Lampu penerangan yang baik dan merata

- Rutin membersihkan halaman rumah. Jika dibiarkan kotor dan tidak terawat, maka bisa saja dianggap rumah kosong dan diincar penjahat. Di samping itu bisa menjadi sarang tikus dan ular

 Memelihara hewan yang cerewet dan memiliki tingkat agresivitas tinggi seperti anjing, burung beo, dan monyet cukup efektif membuat maling mengurungkan niatnya mencuri rumah

- Selalu ramah dan peduli terhadap tetangga (walau tetap hargai privasinya) akan berbalik terhadap kita. Mereka akan peduli juga terhadap sesuatu yang mencurigakan di sekitar rumah kita

- Memasang papan pengumuman (baiknya diketahui satpam dan RT) jika di depan rumah dipakai tempat nongkrong, parkir sembarangan, jualan seenaknya, nyampah, dan sebagainya

- Pastikan memiliki nomor telepon penting terbaru seperti tetangga terdekat, satpam, RT/RW setempat, polisi, PLN, pemadam kebakaran, puskesmas, rumah sakit, dan lainnya

- Waspadalah terhadap seseorang yang mengantar paket. Jangan biarkan mereka masuk ke dalam rumah. Periksa paket sebelum dibawa ke dalam rumah

- Jika ingin meninggalkan rumah dalam waktu yang lama, jangan lupa lapor satpam, tetangga terdekat, dan RT setempat. Berikan imbalan sebagai bentuk apresiasi. Pastikan sarana komunikasinya lancar. Jangan lupa menggunakan lampu sensor di samping dan teras rumah 

 - Jangan langsung percaya terhadap asisten rumah tangga yang baru dipekerjakan, apalagi harus langsung menjaga rumah dan mengasuh anak kecil sendirian. Perlu dicek attitude nya dengan menanyakan kepada orang-orang yang pernah mempekerjakannya atau setidaknya ada identitas serta jaminan jika berbuat keburukan. Lalu, menegur dengan sopan dan santun jika mereka melakukan kesalahan. Waspadalah tidak semua orang legowo mengakui kesalahannya. Ada yang tidak menerima dan bahkan pendendam. Hal ini juga berlaku saat merekrut pengasuh anak, perawat, satpam, tukang kebun, kuli bangunan, sampai sopir pribadi. Jika ditegur dengan baik-baik masih saja melakukan kesalahan, baiknya komunikasikan dengan penangung jawabnya. Jangan sekali-kali merendahkan oranglain dengan kata-kata kasar. Sekali lagi, ada tipe orang yang legowo dengan kesalahannya, ada yang sebaliknya, bahkan menyimpan dendam. Jika berniat untuk dipulangkan, baiknya saling memaafkan dan mendoakan 

- Jangan suka pamer foto/video rumah pribadi, apalagi terlihat jelas alamatnya berikut barang berharga, karena bisa jadi salah satu penontonnya adalah perampok spesialis rumah

- Waspada kejahatan gendam atau hipnotis jahat yang bisa menguras harta berharga di rumah. Pastikan pikiran jangan kosong, selalu waspada, dan berdoa jika menghadapi orang yang mencurigakan

- Jangan membuat steker listrik bertumpuk

- Minimalkan penggunaan listrik saat badai petir. Jika risiko sambaran tetap tinggi, pertimbangkan untuk memasang penangkal petir

- Pastikan alat untuk mengatasi kebakaran bisa berfungsi dengan baik dan bisa mengoperasikannya

- Waspada kebocoran gas. Jika itu terjadi, segera matikan kompor gas 

- Pastikan rumah juga aman bagi bayi, anak kecil, dan lansia:

a. Lantai kamar mandi misalnya gunakan jenis lantai kasar yang tidak licin

b. Jauhkan benda berbahaya dari jangkauan anak-anan

c. Lantai licin yang baru saja dipel bisa menjadi petaka bagi anak kecil yang senang berlarian. 

d. Bagi rumah yang memiliki tangga, pastikan anak maupun lansia berada dalam pengawasan

e. Lindungi sisi tajam mebel dengan kain tebal atau karet

f. Dispenser harus jauh dari jangkauan anak-anak 

g. Bagi yang memiliki bayi dan balita, pastikan memiliki tempat tidur yang dipagari dengan kuat.


2. Di kendaraan pribadi

- Patuhi aturan lalu lintas

- Berkendaralah dengan safety, seperti jaga jarak aman, tidak mengerem mendadak, tidak menggunakan bahu jalan untuk menyalip, dan memberikan tanda saat akan berbelok. Hal ini penting agar pengguna jalan lainnya ikut berhati-hati, tertib, dan untuk meminimalisir blind spot juga

- Tidak sering membunyikan klakson karena bisa menimbulkan respons negatif dari pengemudi yang tidak sabar 

- Rutin melakukan perawatan kendaraan secara berkala

- Jika bertemu pengendara agresif yang membahayakan kita, segera foto/videokan kendaraan berikut plat nomornya, syukur-syukur pengemudinya juga. Tinggal laporkan atau viralkan jika tidak ada itikad baik misal kabur setelah menyerempet mobil kita

- Mengemudi dalam keadaan sudah cukup istirahat, sehat jasmani dan rohani, mood yang baik, tidak dalam pengaruh obat, dan tidak mabuk

- Pastikan jendela mobil dalam keadaan tertutup tapi tetap terpenuhi saluran udaranya. Penggunaan kaca film sewajarnya (jangan terlalu gelap) diperlukan untuk keamanan dan privasi. Waspada jika ingin memberikan uang kepada pengemis dan pengamen, kaca hanya dibuka sedikit saja dan jangan dalam keadaan bermain HP atau sejenisnya

- Waspada kejahatan di tempat sepi. Biasanya penjahat akan melakukan sesuatu yang membuat mobil anda bermasalah. Jika sudah terjadi, usahakan mobil tetap melaju sampai berhenti di tempat yang ramai, kalau perlu di kantor polisi. Jika mobil tidak bisa melaju, jangan langsung keluar, hubungi orang terpercaya dan pihak keamanan sambil memberikan info lokasi jika posisi anda sedang tidak aman dan kendaraan bermasalah

- Jangan suka pamer foto/video kendaraan pribadi sampai terlihat plat nomornya berikut barang berharga lainnya, karena bisa menjadi incaran maling yang sedang survei di media sosial 

- Selalu menyediakan uang kecil (receh) untuk pak Ogah, pengamen, pengemis, dan tukang parkir. Niatkan memberi untuk sedekah terlepas dari perangai mereka (oknum) yang ada saja kurang beretika, bahkan keberadaan mereka pun tidak resmi 

- Waspada kejahatan begal motor di tempat sepi. Kondisi ini lebih menyulitkan dibandingkan mobil. Selalu membawa perlengkapan berkendara terbaik, termasuk helm berkualitas dan jaket tebal dapat melindungi dari serangan penjahat. Teriak atau membunyikan klakson dapat menarik perhatian massa. Jika masih tidak mempan juga, maka membawa dan menggunakan pepper spray dan alat setrum kejut menjadi pilihan terakhir. Tapi jika posisi kita semakin terpojok, lebih baik serahkan saja motornya, dan segera lapor polisi 

- Ketika sudah malam dan berada di tempat sepi bertemu dengan orang memelas yang meminta bantuan akibat motornya mogok, kita boleh curiga, menolak, dan langsung pergi, karena bisa jadi itu adalah komplotan begal. Sudah ada kasusnya akibat korban merasa iba, korban dibegal, dan terluka

- Waspada potensi kecelakaan di perlintasan kereta api. Medan magnet di sekitar rel akan semakin kuat jika akan kedatangan kereta dan itu bisa mengakibatkan mesin mati serta sulit dihidupkan. Lebih baik patuhi aturan jika pintu perlintasan kereta api mulai menutup jangan memaksakan diri untuk menerobos. Ketika memaksakan diri, di situlah potensi medan magnet menguat

- Simpan nomor penting seperti radio peduli lalu lintas, pos polisi, derek mobil, montir, dan pemadam kebakaran

- Jika kendaraan mogok, usahakan dipinggirkan terlebih dahulu. Pasang segitiga pengaman dengan jarak sekitar 4 meter dari belakang kendaraan untuk jalan biasa atau 100 meter jika di jalan tol. Segitiga pengaman sebagai penanda agar tidak tertabrak mobil lain dan memberitahu bahwa mobil bermasalah. Sebelum oranglain datang untuk membantu, amankan barang berharga selalu kunci pintu, jendela tertutup. Jika masalah tidak bisa diatasi sendiri, Jangan memercayai orang yang baru dikenal, segera hubungi montir langganan dan jasa mobil derek terpercaya 

- Balon gas dan rokok yang menyala bisa mengakibatkan jika berada di dalam mobil. Jadi, baiknya tidak disimpan di dalam mobil

- Alangkah baiknya jika kendaraan pribadi dilengkapi perangkat keamanan, seperti kunci ganda, alarm dan dashcam

- Terkadang kitanya yang sudah berhati-hati, tapi tetap bisa terkena kecelakaan akibat kecerobohan oranglain. Jadi, tetap waspada terhadap lingkungan sekitar dan selalu berdoa.


3. Di kendaraan umum

- Jangan membawa barang berharga yang bisa menarik perhatian orang

- Menggunakan pakaian yang pantas dan wajar

- Jangan mudah mengeluarkan HP untuk sekadar mengecek Whatsapp

- Waspada terhadap orang yang gerak geriknya mencurigakan, suka menggeser posisi badan 

- Jangan mudah akrab terhadap orang yang baru kita kenal

- Jangan menerima makanan atau minuman dari orang yang tidak kita kenal

- Menyiapkan uang receh untuk pengamen atau pengemis. Terlepas mereka menipu atau tidak, menggunakan uang tersebut untuk kebaikan atau keburukan, itu urusan dengan Allah Swt. Setidaknya kita akan terhindar dari potensi gangguan keamanan, seperti pengamen atau pengemis yang mengamuk akibat tidak diberi. Sekali lagi, perangai buruk tersebut biarlah itu urusan dengan Allah Swt. Kita sebagai orang baik lebih  baik melakukan pencegahan dan itu bagian dari kebaikan, tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga oranglain

 - Ketika akan keluar dari angkutan umum yang penuh dan berdesakan, selalu curiga dengan orang yang suka mendekatkan badannya ke badan kita, bisa jadi itu pencopet yang sedang merogoh saku kita

- Jika ragu suasana terminal apakah ramah atau tidak bagi pendatang baru, baiknya survei dulu, komunikasikan dengan orang yang tinggal di sana atau bepergian dengan orang yang hapal medan itu lebih baik.


4. Mengatasi bahaya narkoba

- Waspada terhadap lingkungan pergaulan dan lingkungan sekitar kita. Jika ada yang mencurigakan, segera lapor kemanan, RT, dan RW setempat

- Banyak kasus korban mulanya ditawari gratis narkoba oleh temannya, namun ketika sudah mencoba dan ketagihan maka selanjutnya harus membeli tak peduli darimana sumber uangnya. Ini awal mula kehancuran, karena bisa merembet ke keluarga dan tindak kejahatan lainnya. Orang yang sudah kecanduan narkoba akan sulit berpikir jernih dan cenderung nekat. Jadi, dari awal harus menolak dengan tegas

- Narkoba tidak hanya mengincar orang kaya saja, tapi juga orang miskin yang depresi. Para bandar narkoba meyakinkan bahwa dengan narkoba orang akan lebih berani, percaya diri, dan dihargai. Padahal itu hanya sesaat saja tapi jangka panjangnya sangat menyengsarakan

- Pendidikan moral dan agama menjadi kewajiban, bukan hanya di sekolah formal, tapi juga di lingkungan keluarga. Perlu ada teladan juga

- Upayakan berada di lingkungan orang-orang yang positif dan saling mendukung.


Sebuah kutipan bagus tentang pengamanan diri dari seorang A. Handoyo, Advisor di bidang jasa personal security, tentunya patut direnungkan dalam menghadapi kerasnya dunia ini dengan segala macam potensi gangguan keamanannya:

Ingatlah akan Allah Yang Maha Kuasa,

belajarlah dari pengalaman yang terjadi,

bila takut, jangan berani-berani

bila berani, jangan takut-takut

bila ragu-ragu, janganlah nekat!


Sumber: Buku Panduan Praktis 1001 Kiat Pengamanan Diri Sendiri (Self Security) karya A. Handoyo dan pendapat pribadi penulis.


Demikian artikel saya, silakan mampir juga ke blog saya yang kedua (tentang kesehatan dan kemanusiaan, full text english), ketiga (tentang masalah dan solusi kelistrikan), serta keempat (tentang hewan peliharaan). Semoga bermanfaat. Terima kasih. Berikut link-nya: 

Sabtu, 01 Juli 2023

Pelajaran Berharga Usai Timnas Indonesia Kalah Tipis dari Argentina ⚽

Tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia mendapatkan pelajaran berharga usai kalah tipis 0-2 dari Argentina di kandang sendiri. Gol dicetak oleh gelandang tengah Paredes menit ke-38 dan bek tengah Romero menit ke-55. Cukup menarik tidak ada gol dari para striker Argentina yang dibuat tidak berdaya oleh pertahanan timnas Indonesia. Melihat prestasi dan peringkat FIFA, timnas Indonesia dengan peringkat FIFA 150 dunia, turun satu peringkat akibat hasil seri melawan Palestina dan kalah dari Argentina, baru bisa bersaing di level Asia Tenggara, dan berupaya bersaing di level Asia, wajar dikalahkan oleh Argentina dengan peringkat FIFA 1 dunia dan sudah menjadi raja dunia secara konsisten dalam 2 tahun terakhir ini, termasuk kemenangan di hampir setiap FIFA matchday. Bahkan, menghadapi timnas Indonesia, Argentina menurunkan sebagian besar pemain pelapis. Sedangkan maskot mereka, sang mega bintang Lionel Messi absen dalam pertandingan ini akibat kelelahan, kejenuhan, dan jadwal kompetisi di Liga Amerika Serikat yang lebih awal daripada Eropa, sehingga perlu berlibur. Argentina sendiri terlihat bersusah payah dan mendapatkan perlawanan sengit saat mengalahkan Indonesia 2-0. Hal ini meleset dari prediksi media asing bahwa Indonesia akan kebobolan minimal 4 gol tanpa balas. Dengan demikian, harus diapresiasi bahwa kinerja timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat dan mampu mematahkan prediksi banyak pihak yang cenderung meremehkan timnas Indonesia.


Sebetulnya timnas sepak bola Indonesia mengalami perkembangan yang sangat baik. Dilatih oleh pelatih berkelas dunia, Shin Tae Yong, peringkat FIFA timnas Indonesia semakin meningkat dan ada semacam regenerasi di timnas senior Indonesia. Beberapa pemain kelompok umur, berusia sangat muda, dan masuk timnas kelompok umur, tiba-tiba sudah dipromosikan ke timnas senior, bahkan beberapa diantaranya menjadi langganan tim inti di timnas senior, seperti bek tengah Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan. Sehingga ketika mereka harus turun gunung seperti timnas U-22 Sea Games 2023 di tangan pelatih yang berbeda, performa mereka semakin matang dengan mental dan jam terbang yang semakin teruji, sehingga berhasil membawa Indonesia meraih medali emas Sea Games 2023. Lalu, keberadaan para pemain naturalisasi grade A dinilai membawa warna baru dan menambah kekuatan. Satu lagi, secara fisik, para pemain kita terlihat lebih kokoh dan kuat staminanya. Biasanya yang sudah-sudah, saat melawan lawan yang lebih kuat, pemain timans Indonesia hanya bisa bermain bagus 60 menit saja, sisanya langsung drop, sehingga rentan kebobolan banyak gol.


Pelajaran berharga usai timnas Indonesia kalah tipis dari Argentina:

1. Timnas Argentina tidak bergantung pada sosok mega bintang dan pemain senior Lionel Messi. Pemain pelapis bisa bertanggung jawab, menunjukkan performa terbaiknya, dan mampu bekerja sama sebagai tim. Transfer ilmu berharga tentunya bagi timnas Indonesia

2. Timnas Indonesia berikut kompetisi liganya mulai dikenal di sepak bola internasional. Selama ini, dunia internasional hanya mengenal timnas Thailand berikut kompetisi Liganya sebagai yang terbaik untuk kawasan Asia Tenggara. Sekarang pamor mereka mulai diimbangi oleh Indonesia dengan melihat performa luar biasa saat melawan Argentina. Hanya saja secara peringkat FIFA Thailand masih lebih baik dari Indonesia. Lalu, faktor Erick Thohir, Ketua Umum PSSI dan juga eks Presiden Inter Milan yang begitu populer, baik di Indonesia, maupun di dunia sepak bola internasional, khususnya Argentina dan Italia, juga ikut membantu timnas Indonesia mulai dikenal dunia

3. Peringkat FIFA terkadang kurang adil, kurang bisa menjadi patokan, dan terlalu subyektif. Buktinya, timnas Indonesia yang berperingkat FIFA 150 dunia bisa memberikan perlawanan sengit, seimbang, dan hanya kalah tipis 0-2 dari Argentina yang berperingkat FIFA 1 dunia. Hal ini kemungkinan akibat kisruh sepak bola nasional beberapa tahun lalu yang membuat Indonesia dibanned FIFA. Otomatis peringkat FIFA turun drastis dan perjuangan timnas untuk menaikkan peringkat menjadi sia-sia. Tapi poinnya, dalam sepak bola segala sesuatunya bisa terjadi. Dengan persiapan yang matang, tim underdog bisa saja mengejutkan, menimbangi, bahkan mengalahkan tim raksasa, seperti Korea Selatan bisa mengalahkan raksasa Jerman 2-0 di Piala Dunisa 2018 atau Arab Saudi mengalahkan tim unggulan Argentina (yang akhirnya justru jadi juara) 2-1 di Piala Dunia 2022. Ini juga yang dinamakan dinaungi keberuntungan besar yang sulit untuk diulang hehe..

4. Argentina tetap serius melakoni pertandingan ini walau ini hanya persahabatan dengan lawan di peringkat bawah. Ada yang mengatakan pertandingan ini tidak penting bagi Argentina, tapi tetap saja jika menang akan mendapatkan poin untuk mengamankan peringkat FIFA dan juga penting untuk menghargai tuan rumah serta fans yang hadir

5. Lawan timnas Indonesia yang peringkat FIFA-nya lebih tinggi di Piala Asia wajib waspada dengan kemajuan signifikan kinerja timnas Indonesia. Peringkat FIFA tidak bisa menjadi acuan lagi. Timnas Indonesia kini tidak boleh diremehkan oleh tim lawan tapi timnas Indonesia tidak boleh percaya diri berlebihan juga

6. Sepak bola tidak melulu soal kecepatan seperti yang diagung-agungkan di sepak bola Indonesia karena melihat postur mungil pemain Indonesia. Ada faktor lain, seperti visi dan kecerdasan bermain, fisik tangguh, stamina bagus, mental teruji, jam terbang, kekompakan, strategi pelatih, sport science, serta sikap (attitude). Dalam hal ini, timnas Indonesia harus belajar kepada Argentina. Kalau masalah postur  mungil pun seperti yang menjadi kendala pemain timnas Indonesia, lihat saja striker murni yang dimiliki Argentina, seperti Julian Alvarez (170 cm) dan Lautaro Martinez (175 cm), juga bek tengah Lisandro Martinez (175 cm) yang bertubuh pendek untuk ukuran kompetisi elite Eropa, toh mereka bisa sukses berkarir di kompetisi bergengsi dan juga timnas

7. Banyak pemain Argentina yang mencapai performa terbaiknya setelah merantau ke luar negeri, kompetisi top Eropa. Ketika merantau, pemain harus siap dinilai dari nol, rela untuk trial, dan digaji tidak sebesar di kompetisi dalam negeri. Setelah bertahap, karir mereka akan meningkat. Hal ini pula yang perlu dicontoh pemain timnas Indonesia

8. Sepak bola merupakan olahraga terpopuler di dunia, termasuk Indonesia. Indonesia sendiri dimata FIFA dianggap sudah menjadi tuan rumah yang baik, memiliki kemajuan prestasi, suporter fanatik (bahkan Presiden Jokowi pun hadir), sangat menjanjikan dari sisi bisnis, dan faktor sang Ketua Umum PSSI dan eks Presiden Inter Milan, Erick Thohir, yang memiliki koneksi luar  biasa di dunia sepak bola. Walau kalah, suporter tetap tertib, situasi kondusif, dan pertandingan terlaksana dengan baik. Lalu, tim tamu pun secara umum cukup puas dengan pelayanan tuan rumah walau masih ada kritik sedikit wajar lah. Sehingga, tidak heran, dengan mempertimbangkan faktor-faktor tadi, Indonesia akhirnya dipilih untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17. Dengan demikian, timnas Indonesia U-17 langsung lolos menjadi peserta Piala Dunia U-17 tanpa harus bersusah payah di babak kualifikasi. Di samping itu, beberapa timnas elite, seperti Portugal dan Maroko, cukup tertarik untuk beruji coba melawan timnas Indonesia di Indonesia

9. Timnas Indonesia tidak boleh minder dengan nama besar tim lawan dengan peringkat FIFA yang jauh di atas Indonesia karena peringkat FIFA, toh melihat pertandingan tersebut seperti tidak terlihat perbedaan peringkat FIFA yang begitu jauh. Asal dengan persiapan yang matang, berusaha menikmati pertandingan, jangan terbebani, jangan pedulikan nyinyiran netizen di media sosial, jangan memikirkan hasil akhir, dan jangan saling menyalahkan jika mengecewakan hasilnya, pasti timnas Indonesia akan semakin berprestasi dan disegani di tingkat internasional

10. Timnas Argentina menjadi timnas tersukses beberapa tahun terakhir ini dan berhasil mencapai peringkat 1 FIFA. Hal ini meningkatkan kepopuleran tim tersebut, termasuk di media sosial. Timnas kita perlu belajar bagaimana dalam menghadapi media, termasuk saat bermedia sosial, menghadapi pujian dan kritikan netizen. Tidak cepat puas saat dipuji dan tidak baperan saat dikritik. Tapi harus bijak juga dalam bermedia sosial. Kalau dirasa mengganggu persiapan untuk bertanding, lebih baik disetop. Kadang privasi pemain menjadi hal yang sangat mahal 

11. Sepak bola bukan hanya sebatas olahraga, menang kalah, dan sportivitas, tapi juga meningkatkan ekonomi dan pariwisata sekitar, termasuk mempromosikan pariwisata juga. Apalagi melihat pertandingan kemarin, yang datang adalah timnas terbaik di dunia, luar biasa antusiasmenya sampai merembet ke berbagai sektor. Hal ini dimanfaatkan untuk mengembangkan sektor ekonomi dan pariwisata Indonesia. Tidak hanya dunia broadcasting, tapi juga UMKM, driver online, sampai tukang parkir sangat terbantu dengan adanya event besar ini. Bahkan ada yang viral, setelah pertandingan usai, seorang pemain timnas Argentina, Nicolas Tagliafico beserta istrinya justru berlibur dan berbulan madu ke Bali sampai hampir 2 minggu lamanya

12. Kekalahan dari Argentina membuat timnas Indonesia harus cerdas dalam beruji coba. Agak berisiko jika timnas Indonesia terus beruji coba melawan timnas elite. Jika kalah terus, mengakibatkan mental down dan peringkat FIFA turun akibat kehilangan poin. Paling realistis harus ada variasi tingkat kesulitan tim lawan. Mungkin setahun cukup 1-2 kali saja beruji coba melawan timnas elite.

 

Messi Akhirnya Batal Main Akibat Kelelahan dan Kejenuhan, sehingga Perlu Liburan Sebelum Menghadapi Jadwal Padat Kompetisi Liga di AS yang Lebih Awal dari Jadwal Kompetisi Liga di Eropa

 
Demikian artikel saya, silakan mampir juga ke blog saya yang kedua (tentang kesehatan dan kemanusiaan, full text english), ketiga (tentang masalah dan solusi kelistrikan), serta keempat (tentang hewan peliharaan). Semoga bermanfaat. Terima kasih. Berikut link-nya: 


Sabtu, 01 April 2023

Inovasi Restorasi Hutan di Pesanguan

Manajemen berbasis resor di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Provinsi Lampung, dilakukan untuk memastikan berjalannya siklus perencanaan di lapangan. Siklus itu bermula dari menganalisis sehimpun data menjadi paket informasi. Paket-paket informasi itu lantas dimanfaatkan sebagai bahan untuk menyusun rencana. Hasilnya berupa rencana manajemen resor yang menjadi pedoman dalam mengelola kawasan di tingkat tapak.

 

Salah satu wujud penerapan berbasis resor adalah restorasi hutan di Resor Way Nipah. Restorasi merupakan upaya mengembalikan sumber daya alam yang rusak menjadi kondisi seperti semula. Inovasi restorasi hutan bersama warga Pesanguan itu mencakup dua tujuan, yaitu memulihkan hutan yang pernah terganggu dan membuka peluang sumber ekonomi yang tidak berbasis lahan. Ujung-ujungnya, perambahan di taman nasional bisa dicegah. Daerah Pesanguan menjadi semacam percontohan inovasi restorasi hutan bagi daerah lainnya di kawasan konservasi Bukit Barisan Selatan, Lampung.

 

Banyak kalangan telah melakukan upaya pemulihan hutan dengan berbagai istilah dan tujuan. Ada yang memakai istilah:

1. Rehabilitasi: upaya memulihkan dan meningkatkan fungsi hutan serta lahan. Tujuannya menjaga daya dukung dan fungsi hutan sebagai sistem penyangga kehidupan

2. Reboisasi: upaya penanaman pohon di kawasan hutan yang terganggu, entah berupa lahan kosong, hamparan alang-alang, maupun semak belukar. Tujuan reboisasi biasanya untuk mengembalikan fungsi hutan

3. Penghijauan: upaya pemulihan lahan kritis di luar kawasan hutan untuk mengembalikan fungsi lahan

4. Reforestasi (penghutanan kembali): pembentukan kembali tutupan hutan di areal yang sudah tak berhutan. Reforestasi mencakup berbagai aktivitas dengan tujuan yang berbeda, seperti perkebunan, hutan kemasyarakatan, hutan desa, hutan rakyat, dan wana tani/agroforestri (pemanfaatan lahan untuk kelestarian lingkungan dan produksi kebutuhan pangan)

5. Nandur bareng: istilah yang lebih sering digunakan oleh warga setempat yang berarti kegiatan menanam bersama

6. Restorasi ekosistem (istilah yang lebih sering kami gunakan), yaitu upaya mengembalikan unsur hayati dan nonhayati suatu kawasan dengan spesies asli. Tujuannya, menciptakan kembali kesimbangan hayati dan ekosistemnya.

 

Sesuai peraturan yang berlaku, restorasi ekosistem diterapkan di kawasan hutan produksi dan hutan konservasi. Restorasi dapat dilakukan dengan pemeliharaan, perlindungan, penanaman, dan pengayaan spesies tumbuhan serta satwa liar. Bisa juga melepas satwa liar dan tumbuhan hasil tangkaran, maupun relokasi satwa serta tumbuhan dari lokasi lain. Dengan pengertian itu, restorasi tampaknya cocok digunakan untuk upaya pemulihan ekosistem di kawasan konservasi.


Istilah restorasi digunakan untuk kawasan hutan produksi sesuai keputusan Menteri Kehutanan Nomor 159/Kpts-II/2004 mengenai Restorasi Sistem di Kawasan Hutan Produksi. Ketentuan ini kemudian diadopsi oleh peraturan pemerintah Nomor 6 Tahun 2007 tentang tata hutan dan penyusunan rencana pengelolaan hutan serta pemanfaatan hutan. Dari aturan itu, muncul izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu restorasi ekosistem (IUPHHK-RE) untuk mengembangkan hutan alam di hutan produksi dengan ekosistem yang bernilai penting. Lalu pada tahun 2014, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutan semakin mengembangkan konsep tersebut dengan menerbitkan aturan Nomor P.48 Tahun 2014 tentang tata cara pemulihan di kawasan suaka alam dan pelestarian alam. Terakhir, disempurnakan dengan aturan Nomor P.14 Tahun 2015 dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, yang mengatur pengawasan dan evaluasi restorasi. Masyarakat juga diberi kesempatan untuk terlibat dalam tim itu. Dengan adanya aturan tersebut, istilah restorasi yang akhirnya lebih sering dipakai di kegiatan resmi. Di sisi lain, program restorasi menjadi kebijakan pemerintah daerah dalam mengaplikasikan Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 dan Undang-Undang Prnataan Ruang Nomor 26 Tahun 2007.


Inovasi restorasi hutan diperlukan untuk memastikan tanaman tumbuh dan berkembang. Di samping itu juga perlu kelola sosial untuk mengembalikan fungsi hutan sebagaimana mestinya menjadi hutan yang timbun. Kelola sosal mencakup penguatan komunitas, pendampingan, dan perintisan usaha ekonomi sekelompok warga. Dari sekelompok warga, kemudian menyebarkan ilmu dan pengalaman kepada komunitas lain.


Berikut inovasi restorasi hutan di Pesanguan yang dilakukan oleh Kelompok Pelestari Hutan Pesanguan (KPHP), yang terdiri dari warga setempat dan Tim dari PUSAT INFORMASI LINGKUNGAN INDONESIA (PILI) - GREEN NETWORK agar hasilnya lebih efektif dan efisien:


1. Mengembangkan usaha ekonomi tanpa merambah. Buah manis perjalanan kelompok baru terlihat seusai penanaman areal restorasi yang diikuti sedikitnya 40 orang. Kelompok menyisihkan sebagian dana yang diperoleh dari program restorasi.Dengan tabungan itu, mereka membeli seekor kambing jantan unggul dan sembilan betina yang dirawat bergantian. Seekor anak kambing telah lahir dari peternakan kelompok. Pejantan itu boleh dikawinkan dengan kambing di luar kelompok dengan tarif Rp. 50000 sekali kawin. Di samping itu juga tikembangkan usaha kebun organik dan pupuk organik

2. Mempercepat suksesi alami dengan mengerjakan pembibitan tanaman hutan, membiarkan bibit alami tumbuh berkembang, sambil menanam tumbuhan baru dari jenis asli, dan tidak menebang anakan spesies asli yang tumbuh alami di areal restorasi. Pada beberapa petak tanam bahkan sama sekali tidak dilakukan penanaman karena vegetasi alami telah tumbuh dengan baik. Lalu, perlindungan untjuk satwa liar terutama satwa penyebar biji karena terbukti melalui pencernaan satwa yang jatuh bersama kotoran, memiliki daya tumbuh lebih tinggi. Dari aktivitas tersebut, ide pun semakin berkembang dan inovatif, mulai dari pembuatan pupuk organik, kebun sayur organik di pekarangan dan konsep ekowisata

3. Petugas lapangan taman nasional yang kerap absen di lapangan membuka kesempatan masyarakat berkebun di dalam taman nasional. Ini inisiatif bagus tapi di sisi lain kawasan taman nasional bagai tak bertuan. Koordinasi dan komunikasi para pihak harus terus ditingkatkan. Pengamanan restorasi mutlak diperlukan untuk meminimalisir gangguan manusia, hewan ternak, hama, dan penyakit

4. Menetapkan jadwal patroli rutin dan pengelolaan pos jaga, serta pendampingan maupun penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan hutan. Patroli dilakukan untuk mengatasi konflik satwa, konflik manusia, masalah api, maupun kawasan

5. Menghadapi kasus perambahan, seperti kasus penyemprotan tanaman yang melumpuhkan tanaman sampai lima hektare, pelakunya diketahui oknum masyarakat sekitar taman nasional. Solusinya lebih bersifat kekeluargaan, pelaku wajib mengganti tanaman yang mati. Itu baru satu kasus, belum lagi kasus pembakaran pos jaga Resor Way Nipah oleh oknum perambah hutan. Sayangnya, pelaku seringkali sulit terungkap. Potensi lainnya adalah kasus pembalakan liar dan kebakaran hutan

6. Prioritas spesies yang ditanam berdasarkan kategori berikut:

a. Spesies yang mudah tumbuh dan adaptif, misalnya pulai

b. Spesies cepat tumbuh, seperti keluarga polong-polongan

c. Spesies tumbuhan yang bernilai penting bagi satwa akan menjadi prioritas penanaman, seperti spesies dari keluarga beringin. Sementara itu, kehadiran sejumlah vegetasi pionir, seperti sirih hutan dan macaranga, yang tumbuh alami dibiarkan hidup untuk menaungi bibit yang intoleran terhadap sinar matahari. Pada prinsipnya, semakin banyak spesies yang ditanam semakin bagus untuk pemulihan taman dan memperbesar peluang banyaknya jenis satwa yang akan membantu penyebaran biji

7. Idealnya, lokasi pembibitan berdekatan dengan areal restorasi dan dilengkapi pondok kerja. Namun, lokasi restorasi yang berjarak sekitar empat km dari pekon (pembagian wilayah administratif), pembibitan di dekat areal restorasi malah menyulitkan pemantauan. Menimbang  hal itu, pembibitan akhirnya dipusatkan di dekat pemukiman. Selain untuk menghindari gangguan, bibit juga lebih terjaga dan terawat. Perlu juga dibuatkan lokasi transit bibit yang teduh dan dekat dengan  petak tanam

8. Saat pengangkutan, perlu memperhatikan penyusunan bibit di dalam kemasan angkut. Tanaman tidak ditumpuk berlebihan, maksimal 20 bibit. Kelompok mengangkut bibit dengan sepeda motor yang dipasangi ancak (sejenis wadah kayu). Sekali angkut, sepeda motor basanya mampu membawa 15 kemasan. Jika sampai pada titik terakhir yang tidak bisa dilalui sepeda motor, bibit dipikul anggota kelompok maksimal 4 kemasan angkut per orang

9. Membuat lorong tanam selebar satu meter, diupayakan membujur dari timur ke barat, agar tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup. Di samping itu, pemeliharaan wajib dilakukan agar pemulihan hutan bsa dipercepat, seperti menyiangi, menyulami, dan memupuk

10. Sebagian warga desa memanfatkan air dari taman nasional untuk kebutuhan domestik dan pembangkit listrik. Bahkan, beberapa warga beruntung mendapatkan bantuan listrik tenaga surya dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Inovasi ini sangat bermanfaat terutama ketiaka musim kemarau tiba, paceklik air kerap melanda pekon, sementara kebutuhan listrik tetap harus ada

11. Studi banding untuk sharing ilmu dan pengalaman tetap diperlukan, terutama ke daerah yang sudah lebih berpengalaman dalam melakukan program restorasi, dengan kondisi alam yang khas pula. Sebagai contoh:

a. Pada pertengahan Desember 2016, Kelompok Pelestari bertandang ke Sukagalih, desa penyangga Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Jawa Barat. Di sana, ternyata mereka tidak hanya mempelajari program restorasi, tapi juga penglolaan ekowisata, mikrohidro (pembangkit listrik), pertanian, dan peternakan kambing

b. Air Terjun Bidadari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di sana kelompok dapat belajar bahwa dari potensi air terjun, wisata dapat dikembangkan untuk membuka atraksi wisata air lainnya, seperti perahu kayuh dan kolam renang

12. Masih banyak warga sekitar yang enggan dan tidak mau terlibat dalam restorasi ini perlu mendapatkan penyadartahuan konservasi. Tugas sosialisasi berada di pundak kader konservasi Kelompok Pelestari. Walau ada warga yang tidak terlibat, setidaknya mau ikut menjaga dan tidak merusak lingkungan

13. Pengetahuan dari alam bebas. Ini menjadi value yang mahal dan tidak dimiliki oleh masyarakat perkotaan. Begitupun anak sekolahnya. Pengetahuan dari alam bebas ini dapat menumbuhkan kesadaran konservasi bagi generasi belia Pesanguan. Tidak heran, pendidikan lingkungan hidup dan konservasi alam menjadi mata pelajaran wajib. Selain itu, anak-anak melakukan riset kecil-kecilan seperti menjelajahi lapangan, mengenali tumbuhan, mengamati burung, dan menelisik jejak satwa. Hal ini bagus untuk mengasah kreativitas, inovasi, daya berpikir kritis, dan peduli terhadap lingkungan sekitar

14. Insentif tidak hanya untuk individu saja yang aktif dalam program restorasi ini, tapi juga desa-desa yang mendukung upaya konservasi sepantasnya menerima insentif bagi pembangunan wilayah pedalaman. Misal keberadaan listrik energi surya bagi warga Pesanguan.


Sumber: Buku Arus Balik Pesanguan, Restorasi Hutan Bukit Barisan Selatan, Karya Evi Indraswati, Riyanto, Sunarni Widyastuti, Maryadi, Nurina Indrayani,immy Fonda, Arista Setyaningrum, Hasim Andi Taufig, dan Roma Purwata, Tim dari PUSAT INFORMASI LINGKUNGAN INDONESIA (PILI) - GREEN NETWORK


Demikian artikel saya yang dibuat juga atas permintaan PILI GREEN NETWORK (terima kasih bukunya 🙏) untuk ikut berkontribusi menjaga lingkungan di Indonesia, khususnya kawasan Pesanguan, Provinsi Lampung. Termasuk dalam hal ini menyebarkan informasi lewat tulisan yang bermanfaat bagi perbaikan lingkungan di kawasan Pesanguan, Lampung. Silakan mampir juga ke blog saya yang kedua (tentang kesehatan dan kemanusiaan, full text english), ketiga (tentang masalah dan solusi kelistrikan), serta keempat (tentang hewan peliharaan). Semoga bermanfaat. Terima kasih. Berikut link-nya: 

Rabu, 01 Maret 2023

Manajemen Berbasis Resor di Kawasan Konservasi Bukit Barisan Selatan

Pada tahun 2003, United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bergerak di bidang pendidikan dan budaya, menetapkan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung, sebagai salah satu klaster warisan alam dunia, dengan ciri khas hutan dataran rendah, pegunungan yang indah, habitat badak, gajah, dan harimau sumatra. Dengan ditetapkannya warisan alam dunia, maka secara tidak langsung kawasan itu menjadi "milik" dunia bersama dengan dua taman nasional di kawasan Sumatra lainnya yaitu Taman Nasional Gunung Leuser dan Taman Nasional Kerinci Seblat.


Selain harus dijaga integritas ekologisnya, situs warisan dunia dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, di antaranya melalui pengembangan ekowisata. Selain menghasilkan pendapatan ekonomi bagi negara, ekowisata juga menguntungkan masyarakat melalui pengembangan ekonomi lokal. Ujung-ujungnya, kesejahteraan masyarakat sekitar dapat ditingkatkan. Semuanya harus terintegrasi secara seimbang, baik untuk pengembangan ekonomi lokal, warisan alam dunia, dan pengelolaannya kawasan konservasi.


Di Indonesia, amanat pengelolaan kawasan konservasi di taman nasional, dibebankan kepada Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kehutanan yaitu Balai Besar Taman Nasional. Di tengah sorotan pengelolaan kawasan konservasi yang menyandang gelar warisan alam dunia, sehari-hari Balai Besar Taman Nasional Bukit masih harus berhadapan dengan tekanan perambahan, perburuan, pertambangan liar, dan pembalakan liar.


Sebagai unit pemangku kawasan terkecil, resor berada di barisan depan dalam pengelolaan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung. Petugas resorlah yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan kawasan dan masyarakat sekitarnya. Untuk mampu membaca gelagat sosial, petugas resor perlu pasokan data sosial ekonomi serta bentuk interaksi masyarakat dengan kawasan. Untuk sistem informasi, perlu ada kesepakatan tentang aliran data, tugas, dan pembagian peran di setiap unit pengelolaan. Misal, untuk resor hanya bertugas patroli sambil membawa tally sheet (lembaran perhitungan). Analisis awal di kantor seksi, sedangkan kantor bidang dan balai bertugas mengelola input data menjadi informasi untuk nantinya diambil keputusan. Pengumpulan dan aliran data dengan pengarsipan data sudah terkomputerisasi dan menggunakan aplikasi khusus

 

Artikel ini menjelaskan apakah tata kelola di Bukit Barisan Selatan benar-benar berhulu dari lapangan dan bagaimana penerapan ke depannya, apakah ada inovasi baru, baik di Bukit Barisan Selatan  maupun di tingkat nasional?


A. Manajemen Berbasis Resor

Manajemen berbasis resor menjadi salah satu pendekatan yang digunakan Balai Besar untuk mengelola kawasan konservasi seluas 350 ribu hektare lebih. Resor, unit pengelolaan terkecil dalam struktur balai, menjadi ujung tombak di lapangan. Artinya, organisasi di tingkat resor, termasuk para petugasnya, harus berfungsi di lapangan, dan menjadi bukti kehadiran Balai sebagai pengampu kawasan. Pada hakikatnya, pengelolaan berbasis resor untuk melecut kesigapan dalam menanggapi segala dinamika di lapangan. Manajemen ini didukung oleh Tropical Forest Conservation Action (TFCA) Sumatra dan Konsorsium UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA) - PUSAT INFORMASI LINGKUNGAN (PILI). Setiap kawasan resor dikelola oleh beberapa polisi hutan yang memiliki tugas utama melakukan patroli rutin. Masyarakat sekitar pun diajak untuk terlibat mengamankan taman nasional dengan menjadi mitra polisi hutan dan tentu saja ada pelatihan khusus bagi mereka yang ingin terlibat. Pembentukan kelompok pemuda pecinta alam merupakan inisiatif yang bagus untuk penguatan keamanan.


Untuk perlindungan satwa langka, maka pengelola begitu memperhatikan keberadaan satwa langka seperti harimau, badak, dan gajah. Ketiganya menegaskan peran penting Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dalam melindungi kekayaan hayati Sumatra. Sebagai contoh, untuk perlindungan badak Sumatra, dibantu oleh yayasan khusus seperti Yayasan Badak Indonesia (YABI) yang rutin melakukan pemantauan di Bukit Barisan Selatan mencatat bahwa badak berbulu ini memang tak mudah dijumpai, cenderung pemalu, dan sensitif. Badak ini relatif kecil berukuran 0,8 ton, bandingkan dengan badak Jawa yang berukuran sampai 1,2 ton.


Petugas berwenang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus mampu membaca gelagat sosial ketika sebelum dan saat berinteraksi dengan masyarakat sekitar, dengan cara:

1. Menguasai ilmu dan teknik analisis mendapatkan pasokan data sosial ekonomi dan budaya

2. Mampu berinteraksi dengan baik terhadap masyarakat sekitar, didengarkan aspirasinya, dan tentu saja perlu diedukasi juga bahwa peran serta masyarakat dibutuhkan untuk menajga kawasan konservasi Bukit Barisan Selatan, bukan semata karena mereka bertindak karena  dibayar sebagai pekerja. Harus ada kerelaan dan pengorbanan di sini

3, Menguasai sistem informasi manajemen agar tanggap menerima informasi yang beredar di lingkungan sekitar untuk segera diolah dan disimpan dalam sistem yang terkomputerisasi.


B. Perusakan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

Sesuai takdirnya, alam sejatinya bisa memulihkan dirinya sendiri. Bila kerusakan kecil. hutan bakal cepat pulih. Itulah suksesi alami. Syaratnya, nihil dari gangguan manusia. Namun, bila benar-benar lantak, pohon dibabati, lalu dirombak menjadi kebun, pemulihan hutan akan berjalan lambat. Suksesi tersendat-sendat.


Balai Taman Nasional mencatat, dari analisis citra Landsat, terlihat penggundulan hutan yang memprihatinkan. Sampai tahun 2008, luas deforestasi (kehilangan tutupan lahan dan area hutan) mencapai  57000 hektare, sedangkan  pada tahun 2009 bertambah luas menjadi 61000 hektare. Penggundulan itu sebagian besar disebabkan oleh perambahan. Sedikitnya 16124 kepala keluarga telah merambah taman nasional. Pemukiman yang berada dekat dengan taman nasional membuat benturan dengan satwa liar tak terelakkan. Habitat satwa liar pun semakin menyempit dan memprihatinkan, tumbuhan untuk makanan mereka dirambah dan tempat hidup mereka pun semakin terbatas akibat terdesak oleh pemukiman penduduk. Perambahan terus saja dilakukan akibat keterbatasan lahan, dan desakan ekonomi.


Hal ini diperparah dengan jarangnya petugas yang hadir di lapangan. Pengelolaan lebih bersifat pengamanan dengan orientasi pada hasil proyek. Masyarakat yang terlibat ketika bertindak pun terkadang sifatnya bukan sukarela, melainkan diupah. Jarangnya kehadiran staf berbuntut panjang: aliran data dan informasi dari lapangan tidak ada.


Untuk mengatasi persoalan tersebut, semenjak Mei 2012, Konsorsium UNILA-PILI  dan Balai Taman Nasional Bukit Barisan Selatan melakukan sosialiasi tentang penerapan manajemen berbasis resor, yang terbagi menjadi 4 resor model, Way Nipah, Biha, Pugung Tampak, dan Merpas. Empat resor model ini menjadi percontohan bagi resor lainnya.


C. Menyisir Potensi Resor

Di setiap resor, digelar survei keragaman hayati dan keadaan sosial masyarakat untuk mengetahui kekayaan, tantangan, dan dinamika mutakhir setiap resor. Hasil survei bakal menjadi fondasi bagi rencana pengelolaan resor yang menentukan setiap tindakan di lapangan. Rencana pengelolaan juga menjadi patokan dalam memantau dan mengamati dinamika ekonomi, sosial, dan ekologi kawasan resor.


1. Bumi perkemahan Kubu Perahu, berlokasi tepat di seberang kantor resor, yang dihuni sekitar 136 spesies avifauna. Salah satu jenis burung yang mengangkat pamir Kubu Perahu adalah tokhtor sunda. Burung ini termasuk daftar favorit para pengamat burung. Lalu terdapat sungai Way Asahan dan Way Sepapa. Dari Way Sepapa mengalir 2 air terjun yang khas. Daerah ini cocok untuk bumi perkemahan wisata dan pendidikan konservasi. Ada juga jasa penginapan rumahan yang dikelola warga setempat beserta Konsorsium UNILA-PILI. Tidak hanya wisatawan lokal yang tertarik, tapi juga asing, seperti mahasiswa Jepang tertarik dengan aktivitas warganya, terutama kaum perempuan yang memecah batu

2. Ragam Hayati Biha, berlokasi di Kecamatan Bengkunat, Lampung, dengan jalur 200 meter dari batas taman nasional. Kawasan ini dekat perbatasan berupa kebun campuran: kopi, damar, petai, durian, dan jengkol. Hutan di sini memiliki tumbuhan bawah dan liana, serta pohon besar seperti bunga loteh, jejahli, jambuan, dan simpur. Sungainya berbatu mengalir tidak terlalu deras, dengan lebar antara 3-4 meter. Sedikitnya ada 22 spesies satwa melata di kawasan ini, di antaranya ular hijau dan kura-kura. Daerah ini dihuni oleh penduduk yang umumnya senang bertani dan berkebun. Tidak heran, daerah ini menjadi salah satu lumbung padi di Lampung

3. Ragam Hayati Merpas, berlokasi di daerah Bengkulu, merupakan wilayah ekoton, peralihan hutan dengan kebun kopi. Vegetasi pohon yang umum: kayu cabe, tamberas, dan wedang. Penduduk setempat umumnya transmigran keturunan Jawa yang sudah lama berladang di daerah Lampung. Masing-masing warga memiliki lahan seluas 2 hektare, dibuat perladangan secara tumpangsari dengan cabai dan lada. Di samping itu juga digalakkan budidaya ikan tawar untuk meningkatkan ekonomi warga sekitar.

4. Ragam Hayati Way Nipah, berlokasi di Kecamaatan Pematang sawa, Lampung, merupakan pinggiran hutan, didominasi areal terbuka berupa kebun cokelat, semak belukar, dan sawah. Ada 116 spesies burung yang hidup di hutan Way Nipah, di antaranya burung cabak, capung merah, dan burung kutilang. Sebagian besar penduduk di sini adalah keturunan Jawa, berprofesi sebagai petani yang menanam padi gogo. Produksi beras dari desa ini masih rendah, karena hanya menanam jenis padi kering

5. Ragam Hayati Pugung Tampak, berada di wilayah yang terpecah-pecah antara hutan, kebun kopi, dan jalan. Kawasan ini terbelah oleh jalan raya antara Provinsi Lampung dengan Bengkulu. Masyarakat di sini umumnya pendatang dari berbagai daerah, yang sebagian besar dari Lampung Barat. Warganya dikategorikan menjadi masyarakat tetap dan pendatang (perambah) yang tidak diakui dalam administrasi desa. Menjadi perambah pun karena terpaksa akibat tidak memiliki lahan garapan dan  harus sering berhadapan dengan petugas Taman Nasional mengingat itu adalah bentuk pelanggaran hukum

6. Resor Sukaraja Atas, berada di wilayah Sukaraja, Provinsi Lampung, memiliki keunggulan program yang memanfaatkan jasa teknologi lingkungan taman nasional untuk masyarakat. Salah satunya adalah bergotong royong membangun pembangkit listrik pikohidro, untuk mendapatkan energi kinetik dari sungai yang mengalir. Di lokasi ini pula merupakan tempat terbaik pertumbuhan bunga Rafflesia Arnoldi. Jasa penginapan untuk wisatawan pun tersedia dengan melibatkan warga setempat (rumah inap milik warga). Jangan berharap mendapatkan kemewahan eksotis, melainkan hidup sederhana menikmati kearifan lokal dan alam sekitar bersama warga setempat. Tapi disitulah yang menjadi value dan membuat wisatawan penasaran.


D. Restorasi Hutan di Bukit Barisan Selatan

Di Desa Pesanguan, Provinsi Lampung, konsorsium UNILA-PILI menggelar restorasi hutan untuk kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Lokasi kampung ini memang strategis untuk menggelar restorasi hutan tersebut (berikutnya akan ada artikel khusus ini) dan perambahan masih banyak dilakukan oleh sebagian warga Pesanguan. Mengingat banyak perambahan, maka Desa Pesanguan dipertimbangkan untuk menjadi desa dampingan dan percontohan buat yang lainnya.

 

Restorasi hutan di Resor Way Nipah misalnya, dilakukan dengan tipe pengelolaan rehabilitasi lahan dan pemberdayaan masyarakat. Konsorsium juga mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat di Resor Balik Bukit dan Sukaraja Atas. Di sana, konsorsium menautkan resor dengan masyarakat, yang bersama-sama memanfaatkan jasa lingkungan taman nasional. Kendala utamanya adalah sebagian maasyarakat yang terlibat merasa itu adalah pekerjaan, bukan sukarela, sehingga setelah menanam, lalu dibayar. Kalau tidak dibayar, ya tidak mau terlibat.


Banyak hal yang mesti dipersiapkan dalam restorasi, seperti pembibitan sampai pemeliharaan. Untuk mencari bibit asli, kelompok berbekal daftar nama tanaman spesies asli Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Sedikitnya ada 122 spesies. Dari pendalaman data, kelompok menilih 16 jenis tumbuhan. Pemilihan itu juga menimbang kecepatan tumbuh tanaman yang akan ditanam di areal pemulihan. Sedangkan, pemeliharaan dilakukan dengan memasuki  lorong-lorong tanam. Anggota kelompok menyiangi, menyulami, dan memupuk. Pemberian pupuk tidak untuk semua tanaman, tetapi disesuakan dengan kondisi tanahnya. Seluruh anggota kelompok dibagi dalam regu yang sudah disepakati, dan biasanya perlu waktu 5 hari pemeliharaan pada setiap petak.



Sumber: 

Buku Membumikan Tata Kelola Taman Bukit Barisan Selatan, Karya Evi Indraswati, Nico Yolanda, Sunarni Widyastuti, Jhon Sarma Sipayung, Immanuel Kristianto, Novelina Tampubolon, Christine Wulandari, Afriansyah Gani, dan Meizannur, Tim dari PUSAT INFORMASI LINGKUNGAN INDONESIA (PILI) - GREEN NETWORK

 

Demikian artikel blog saya yang juga dibuat atas permintaan PILI GREEN NETWORK (terima kasih bukunya 🙏) untuk ikut berkontribusi menjaga lingkungan di Indonesia, khususnya kawasan konservasi Bukit Barisan Selatan, Lampung. Termasuk dalam hal ini menyebarkan informasi lewat tulisan yang bermanfaat bagi perbaikan lingkungan di kawasan Bukit Barisan Selatan, Lampung, ke depannya. Silakan mampir juga ke blog saya yang kedua (tentang kesehatan dan kemanusiaan, full text english), ketiga (tentang masalah dan solusi kelistrikan), serta keempat (tentang hewan peliharaan). Semoga bermanfaat. Terima kasih. Berikut link-nya: 


Senin, 09 Januari 2023

Akar Masalah dan Solusi Penegakan Hukum di Indonesia yang Kerap Tumpul ke Atas Tajam ke Bawah

Awal tahun 2023, kita dihadapkan dengan sidang kasus Ferdi Sambo yang begitu kompleks, penuh drama, dan selalu diliput media nasional. Mengingat ini kasus nasional, maka proses dan penyelesaian sidang kasus Sambo ini menjadi sangat penting dan menjadi tolok ukur penegakan hukum nasional. Apalagi, sebelumnya kita juga  baru saja memperingati Hari Antikorupsi Sedunia tanggal 9 Desember. Ironisnya, kasus korupsi masih saja terjadi di berbagai bidang dengan modus yang semakin canggih dan "kreatif". Bahkan, untuk setiap kasus hukum yang tidak berkaitan dengan korupsi secara langsung, tetapi menyita perhatian publik dan cenderung berlarut-larut selalu saja memunculkan kontroversi, di antaranya akibat adanya keistimewaan terhadap pelaku tertentu yang dianggap punya power, entah itu karena jabatan, kekuasaan, koneksi, maupun harta. Dari faktor itu pulalah, membuka peluang terjadinya korupsi, terutama ketika pelaku utama sudah tertangkap, masih saja kemungkinan melakukan korupsi (suap) kepada pihak berwenang agar terhindar dari hukuman berat. 


Ada kesan penegakan hukum di Indonesia akan tumpul jika berhadapan dengan pihak yang punya power tersebut dan menjadi tajam jika berhadapan dengan pihak yang tidak punya power. Seperti banyak pertimbangan untuk menghukum pelaku yang punya power, tapi begitu yakin menghukum pelaku yang tidak punya power. Contoh nyata terakhir ya kasus hukum Sambo dan istrinya. Banyak pihak menduga para pelaku masih saja diistimewakan, seperti:
-  Putri Candrawathi tidak segera ditahan dan hanya wajib lapor walau statusnya tersangka. Polri bersikeras memiliki alasan kemanusiaan, yaitu pelaku masih memiliki anak balita dan perlu diasuh. Di sini seperti dibenturkan antara keadilan masyarakat dan kemanusiaan. Ujungnya, ini berkaitan dengan kepercayaan publik. Bagaimana jika ada kasus serupa menimpa rakyat biasa?
- Pendampingan untuk Sambo dan istrinya dari berbagai pihak (seperti Komnas HAM dan LPAI), bandingkan dengan pendampingan untuk keluarga korban Brigadir J
- Sambo memiliki power yang kuat di internal kepolisian, saling bekerja sama untuk menutupi kejahatan, baik dengan bawahannya maupun rekan yang jabatannya setingkat, sehingga ada istilah kerajaan Sambo. Ada kesan Sambo akan melakukan serangan balik kepada pihak yang membongkar aibnya. Hal itulah yang membuat penyidikan terkesan lama dan berhati-hati.
 
Ironisnya, ada warga biasa bernama Masril yang mengunggah kerajaan Sambo di media sosial langsung ditangkap akibat terjerat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tanpa banyak pertimbangan. Padahal, banyak juga akun yang mengunggah konten serupa, tapi yang ditangkap hanyalah Masril. Namun, akhirnya, setelah mendapat kritik keras dari masyarakat dan viral, beliau dibebaskan lewat jalur restorative justice (pendekatan untuk menyelesaikan konflik hukum melalui mediasi antara terdakwa, pelaku, dan bahkan perwakilan masyarakat)Inilah satu bukti hukum begitu tajam ke bawah, baru ketika mendapatkan kritikan keras dari masyarakat dan viral, baru berbeda penyelesaian konflik hukumnya.


Lalu, apa sih akar masalah penegakan hukum di Indonesia yang sampai saat ini masih saja tumpul ke atas tapi tajam ke ke bawah?
1. Hukum di Indonesia masih bersifat eksklusif, sehingga asal punya uang, power, dan koneksi, maka semuanya bisa diatur, Yang seharusnya dihukum mati, maka hukumannya menjadi lebih ringan tidak dihukum mati. Logikanya sederhana, untuk mendapat keringanan hukuman, maka tersangka yang mampu bisa menyewa jasa pengacara handal bertarif mahal. Itu jalur legal, belum lagi ada kemungkinan jalur ilegal
 
2. Kekuatan uang dan power berbicara tidak hanya saat akan dihukum, tapi juga ketika sudah dipenjara. Narapidana berduit seringkali diistimewakan dan menjadi bos di penjara, sehingga ada peluang untuk membuat "kerajaan" baru. Sedangkan narapidana miskin seringkali lemah dan tertindas

3. Dalam aturan hukum yang dibuat masih terdapat pasal yang rancu dan menjadi celah untuk dilanggar

4. Masih ada oknum penegak hukum yang tidak berintegritas. Buktinya, baru-baru ini seorang hakim agung ditangkap KPK

5. Ada semacam budaya di masyarakat menggampangkan suap dan meremehkan hukum
 
6. Hakim rentan diintervensi dan diganggu privasinya, bahkan keselamatannya terancam saat akan menjatuhkan vonis maksimal. Contoh saat sidang kasus Sambo, diduga rekaman percakapan hakim tentang vonis Sambo yang seharusnya bersifat rahasia malah viral dan bocor ke publik. Entah berita itu benar atau tidak, jelas ini upaya untuk mengintervensi, menggangu privasi, dan membuat was-was hakim yang bertugas
 
7. Banyak oknum aparat penegak hukum yang tidak menyadari bahwa mereka digaji dari uang rakyat, sehingga tidak amanah.


Solusi:

1. UUD 1945 pasal 28 D ayat 1 (tentang keadilan hukum, kepastian hukum, dan perlakuan yang sama di depan hukum) harus ditegakkan, bahkan berlaku untuk semua napi saat di penjara, tidak boleh ada yang diistimewakan. Kondisi lapas pun harus layak dan sesuai kapasitas untuk meminimalisir keberadaan sel-sel mewah

2. Memperberat hukuman pelaku kejahatan kelas kakap seperti koruptor, terutama berani mempermalukan koruptor di depan umum (bukannya malah tetap bisa tersenyum di depan umum), memiskinkan koruptor karena akibat ulah mereka mengakibatkan hak oranglain untuk kaya terampas serta merugikan perusahaan tempat bekerja, bahkan negara juga. Perlu ada sanksi pengembalian kerugian. Korupsi harus dimasukkan sebagai kejahatan luar biasa, bukan kejahatan bisa diatur
 
3. Merevisi aturan hukum yang berpotensi dijadikan celah pelaku kelas kakap untuk dilanggar dan diringankan hukumannya. Misal: pemberian remisi dan pembebasan bersyarat selama ini begitu mudah untuk koruptor sebaiknya diperketat melalui aturan khusus. Begitupun perlu ada pemberatan hukuman jika mengulangi lagi dan sanksi pengembalian kerugian perusahaan maupun negara. Semuanya harus ada transparansi

4. Memberhentikan dengan tidak hormat pelaku pelanggaran hukum berat dari oknum aparat, bukan sekedar mutasi

5. Pendidikan karakter dan moralitas harus ditingkatkan, terutama untuk menghilangkan budaya suap dan meremehkan hukum. Hal ini tidak hanya berlaku untuk aparat penegak hukum, tapi juga masyarakat. Pendidikan karakter dan moralitas harus mulai diajarkan sejak dini. Tentunya harus ada teladan juga dari pendidik. Sedih mendengar seorang rektor menerima suap penerimaan mahasiswa baru, tentunya harus dievaluasi juga untuk pendidiknya

6. Hakim tidak boleh diintervensi dan diganggu privasinya, seperti rekaman percakapan hakim tentang vonis pelaku bersifat rahasia dan tidak boleh diumbar ke publik. Para hakim dan keluarganya wajib diberikan pengamanan maksimal (seperti pengamanan presiden) jika menghadapi situasi seperti ini, saat akan menjatuhkan vonis maksimal dengan pelaku yang dianggap kaya dan punya power

7. Selalu mengingatkan bahwa para aparat penegak hukum digaji dari uang rakyat, sehingga ada semacam tanggung jawab moral kepada rakyat untuk selalu amanah dan tidak menyakiti rakyat. Sekali menyakiti hati rakyat, itu membuat rakyat tidak ikhlas menggaji mereka
 
8. Peningkatan kualitas seleksi aparat hukum

9. Apresiasi lebih untuk aparat hukum berprestasi dan teladan, tentunya berdasarkan penilaian dari internal maupun dari apresiasi masyarakat. Sebaliknya, pemberatan hukuman jika terbukti menerima suap dan melanggar hukum

10. Pemberian bantuan hukum dengan sistem jemput bola, terutama untuk pelaku yang tidak punya power dan uang
 
11. Peran serta masyarakat untuk lebih berani melaporkan ketidakadilan dan pelanggaran hukum di lingkungan sekitarnya. Hal ini tentu nya harus didukung dengan sarana untuk menampung laporan tersebut. Mereka ini juga patut mendapatkan penghargaan, apalagi jika kasusnya besar

12. Perlindungan harus lebih baik lagi terhadap justice collaborator (saksi pelaku tapi bukan pelaku utama, yang bekerja sama untuk membongkar pelanggaran hukum baru dari kasus hukum yang dialaminya), kalau perlu sistem jemput bola, bukan menunggu kejadian  tertindas. Apalagi jika pelapor berada di lingkungan internal tempat kerjanya yang sebagian besar justru terlibat pelanggaran hukum dengan bersekongkol. Jangan sampai pelapor malah dimatikan karirnya atau terancam nyawanya


13. Studi banding ke negara-negara yang penegakan hukumnya bagus dan relatif bersih dari korupsi, lalu ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi) disesuaikan dengan kondisi bangsa. Negara yang dimaksud misalnya Denmark, Norwegia, dan Finlandia. Alangkah lebih baik Indonesia meningkatkan hubungan kerja sama,  khususnya dalam hal penegakan hukum, dengan salah satu negara tersebut. Ambil contoh Denmark dengan sistem pemerintahannya cukup stabil, mudahnya akses kesehatan dan pendidikan, tingkat kesejateraan penduduknya yang baik, gaya hidup sederhana pejabat negara serta transparansi di pemerintahan, ujung-ujungnya tingkat korupsi pun rendah. Jadi ada keterkaitan di situ. Termasuk juga bagaimana kepolisian di sana bekerja dengan baik dan memperoleh kepercayaan dari masyarakat.

Jujur, kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai salah satu garda terdepan aparat penegak hukum semakin berkurang mencapai setelah adanya kasus Sambo ini. Tentunya masih ada polisi yang berintegritas dan amanah, walaupun ulah segelintir oknum polisi membuat citra kepolisian ternoda. Polisi yang baik-baik pun kena getahnya, bahkan true story, ketika polisi berkeliling dan bertugas ke daerah-daerah, lalu  bertemu kumpulan anak kecil, lalu anak kecil tersebut dengan spontan berteriak Sambo ke arah polisi yang bertugas tersebut, bukannya kagum dengan polisi dan membahas cita-cita ingin jadi polisi sang pembasmi kejahatan, ironis sekali bukan? Tugas polisi yang baik-baik inilah menjadi berat untuk memulihkan citra kepolisian dan mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat. Terakhir, penegakan hukum secara keseluruhan harus seadil mungkin berlaku sama untuk semua warga negara tanpa melihat kekayaan, jabatan, dan koneksi. Hal ini diatur dalam UUD 1945 pasal 28 D ayat 1. Penegakan hukum bukan hanya dibebankan pada polisi saja, tapi juga aparat penegakan hukum lainnya seperti hakim, jaksa, dan perangkat pengadilan. Lalu, masyarakat pun harus ikut berperan serta dalam penegakan hukum. Contoh nyatanya adalah segera melaporkan dugaan tindakan kriminal yang ada di sekitarnya dan melakukan pengawasan atas penyelidikan suatu kasus. Sekarang, media sosial pun menjadi sarana yang efektif untuk melaporkan dugaan pelanggaran hukum, apalagi jika berhasil viral langsung direspons, itu jauh lebih efektif daripada lapor langsung ke kantor polisi hehe... Banyak kasus yang lebih cepat tuntas akibat ada bukti rekaman video, baik dari CCTV sekitar atau rekaman video HP dari orang sekitar atau korban itu sendiri. Tentunya ini menjadi evaluasi juga bagi kepolisian untuk memperbaiki kinerjanya, terutama berkaitan dengan pelayanan publik. Pendekatan humanis dan psikologis (berempati) tentunya menjadi prioritas bagi mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Masyarakat yang melapor polisi membutuhkan perlindungan dan solusi, tentunya harus dipermudah urusannya, bukan dipersulit, dijadikan lelucon, dirisak, disalahkan, atau malah ditambah bebannya dengan biaya ini itu. Kembali lagi mereka harus ingat bahwa mereka digaji dari uang rakyat...
 
Demikian artikel saya, silakan mampir juga ke blog saya yang kedua (tentang kesehatan dan kemanusiaan, full text english), ketiga (tentang masalah dan solusi kelistrikan), serta keempat (tentang hewan peliharaan). Semoga bermanfaat. Terima kasih. Berikut link-nya: 

7 Tips Berburu Second Branded Melalui Pembayaran yang Inovatif

Teknologi digital kini semakin canggih dan merambah ke sistem pembayaran yang disukai generasi muda. Pembelian secara  online dan tatap muk...