All about Animals, Innovation, Law, Management, and Soccer: Manajemen Puasa Ramadan yang Menyenangkan

IWA

Manajemen Puasa Ramadan yang Menyenangkan

Seringkali kita mendengar istilah manajemen yang merupakan salah satu jurusan perkuliahan di fakultas ekonomi, tapi kurang paham apa definisi manajemen. Ok, saya menggunakan bahasa santai saja ya, jadi manajemen merupakan kegiatan untuk mengelola dan mengatur sesuatu demi mencapai tujuan yang diinginkan dan disepakati. Pada dasarnya, tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan,  sesuatu yang ilmiah, maupun formal saja perlu ada manajemennya, melainkan juga dalam kehidupan sehari-hari. Manajemen pun diperlukan saat umat muslim menjalankan ibadah. Tapi yang dibahas di artikel ini adalah hanya ibadah puasa Ramadan yang sedang kita laksanakan mulai tanggal 5 Mei 2019 sampai 4 Juni 2019.

Puasa dalam Islam merupakan ibadah untuk menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa dari mulai Subuh sampai masuk Magrib. Dari sisi manajemen, maka manajemen puasa merupakan metode terbaik dari Allah Swt untuk mengatur dan mengendalikan fisik, pikiran, hati, serta jiwa secara menyeluruh dengan tujuan agar mencapai nilai2-nilai ketakwaan. Tidak boleh hanya fisik saja atau pikiran saja, tapi harus menyeluruh demi mencapai ridho Allah Swt. Pada dasarnya, baik manajemen puasa wajib maupun sunnah pada dasarnya sama saja, durasi waktunya juga sama, yang membedakan adalah niat, kekuatan hukum wajib atau sunnah itu sendiri, derajat pahala, dan waktu pelaksanaannya. Nah, yang saya bahas kali ini adalah manajemen puasa wajib yaitu puasa Ramadan yang sedang kita laksanakan.


Edit Foto dengan Subyek Foto Saya (Penulis) Sendiri๐Ÿ˜œ. Sumber: Akun Ig Penulis
Sesuai judulnya: "Manajemen Puasa Ramadan yang Menyenangkan", maka ibadah puasa Ramadan  itu  akan terasa menyenangkan jika dilaksanakan dgn ikhlas. Dari ikhlas, kesadaran akan muncul dgn sendirinya, yakin, tanpa beban,  dan tanpa pikir panjang,  sebagaimana saat kita menyalurkan hobi, seperti bermain, makan makanan favorit, jalan-jalan ke mal, dan sebagainya, tentunya menyenangkan dan dirasakan langsung manfaatnya bukan๐Ÿ˜œ.
Puasa yang Dilaksanakan secara Ikhlas Nantinya akan Dirasakan Langsung Manfaatnya (Timbal Balik yang Positif). Intinya Puasa Bermanfaat untuk Kesehatan Jasmani & Rohani. Tidak Sebatas Detoksifikasi Murah & Alami (Bandingkan kalau hrs Terapi ke Dokter), tapi juga Terapi Spiritual. Klik Gambar agar Lebih Jelas Tulisannya
                                                                      
Maka, Manajemen Puasa Ramadan yang Menyenangkan dan mungkin terabaikan itu meliputi:

1. Istirahat yang cukup sebelum mempersiapkan sahur
a. Tidur malam optimal  seorang manusia dewasa selama 7-8 jam per hari. Tapi, menurut dokter, sebenarnya asal minimal 5 jam tidur berkualitas terpenuhi sudah cukup baik, misal tidur jam 21, bangun jam 2 dini hari. Jika kurang dari itu, tubuh akan cepat lelah, mudah mengantuk, stres, dan rentan terhadap penyakit. Apalagi jika utang tidur tidak ditebus di hari berikutnya, kemudian terakumulasi, maka kemungkinan terserang penyakit akan semakin tinggi. Contoh nyata ya banyaknya kasus petugas KPPS yg meninggal mendadak akibat kelelahan bekerja tanpa istirahat๐Ÿ˜ฑ
b. Ada penelitian di Amerika Serikat dengan responden penduduk setempat yang memiliki penyakit hipertensi dan dibahas pada pertemuan tahunan American of Hypertension 2015, bahwa mereka yang tidur kurang dari 5 jam sehari mengalami peningkatan stroke hingga 83 %. Sementara bagi yang kelebihan tidur di atas 8 jam juga mengalami peningkatan stroke hingga 74 %. Hal ini tentunya menjadi peringatan juga bagi setiap orang yang hidupnya sehat2 saja, tapi kurang memperhatikan waktu tidur. Intinya memang durasi tidur terbaik utk manusia dewasa sktr 7-8 jam, atau sejelek-jeleknya 5 jam lah.

2. Tidur siang sementara sebagai Sunnah Rasulullah dan mempertajam ingatan
a. Hal ini tentunya hanya berlaku bagi umat muslim yang berpuasa di bulan Ramadan, namun mengalami kesulitan untuk mengatur waktu tidurnya dan jelas kurang tidur jika hanya mengandalkan tidur malam (< 5 jam). Biasanya kaum emak2 yang harus menyiapkan masakan sahur untuk keluarganya tapi di sisi lain harus bekerja sebagai karyawan kantoran pagi harinya dan juga atlet muslim internasional yang harus berkompetisi saat bulan Ramadan (bagi atlet seperti pelari jika hal tsb tidak dipatuhi bisa mudah keram dan rentan cedera). Solusinya harus menyempatkan tidur siang walau itu hanya 10-15 menit saja
b. Tidur siang (tentunya dengan alasan yang dibenarkan seperti yang diceritakan tadi) merupakan Sunnah Rasulullah. Dalilnya dikutip dari www.islampos.com adalah: Qailulah-lah (istirahat sianglah) kalian, sesungguhnya setan-setan itu tidak pernah istirahat siang.” (HR. Abu Nu’aim). Hal ini diperkuat dengan penelitian di City University Of New York pada tahun 2010, bahwa tidur siang 10-20 menit sudah cukup untuk mempertajam ingatan. Dan tentu saja badan kembali fresh. 

Di Hari Pertama Ramadan mungkin Belum Terlihat, tapi Setelah Beberapa Hari Mulai Bnyk yang Mengantuk/Tertidur saat Jam Kerja. Sebenarnya Bukan Efek Puasa, tapi Pengaturan Waktu Tidur Berkualitas yang Kurang Efektif. Ketiduran saat Jam Kerja di Bulan Ramadan Pahalanya 2 x Lipat, Sepertinya Itu Pemikiran Ngawur Generasi Micin๐Ÿ˜œ

3. Pergeseran pola makan dan minum
a. Saat di hari2 biasa, makan 3 kali sehari, maka saat puasa makan menjadi 2 kali saja, yaitu saat sahur dan buka puasa (walau faktanya banyak juga yang tetap 3 x, yaitu sahur, buka puasa, & setelah tarawih hehe..). Sedangkan minum saat puasa dibatasi dari stlh Magrib sampai sblm Subuh. Agar bisa sahur dgn optimal, maka haurs diperhatikan pola makannya. Sebisa mungkin nutrisi terjaga, makan sewajarnya 4 sehat 5 sempurna disertai suplemen, jangan kebanyakan makan nasi putih (karena membuat ngantuk berlebihan), gorengan dibatasi (karena membuat lemas dan menggemukkan), minuman kafein dibatasi (membuat kembung), dan wajib minum air putih 8 gelas: 4 gelas saat malam setelah buka puasa, dan 4 gelas saat sahur, agr terhindar dari dehidrasi. Tentunya es harus dibatasi agar terhindar dari radang tenggorokan dan juga jangan terlalu panas agar terhindar dari kembung. Supaya bisa sahur dengan waktu yang terbatas tentunya menu makanan harus cocok di lidah dan sesuai selera. Karena jujur saja, nafsu makan saat sahur tidak sebaik saat buka puasa
b. Sementara untuk buka puasa pun, nutrisi pun harus dijaga. Begitu azan Magrib berkumandang, selalu berdoa dulu sblm berbuka agr berkah, lalu langsung minum air putih disertai buah2an, atau kalau minuman manis yang sedikit gula saja. Setelah itu karena tubuh masih beradaptasi, maka jangan makan berat dulu, melainkan salat Magrib dulu. Salat Magrib juga penting sebagai jeda agar tubuh siap menerima makanan berat. Setelah itu baru makan berat secara wajar tentunya. Banyak penyakit yang tidak terduga muncul akibat pola makan+minum yg salah, terlalu rakus, atau malah sebaliknya terlalu sedikit, serta asupan nutrisi yg krg tepat
Pola Minum saat Sahur & Berbuka Puasa: Sesekali boleh Minum yg Manis, tapi Minum Air Putih Harus Menjadi Prioritas
Pola Makan/Minum saat Sahur & Berbuka Puasa yang Ideal. Klik Gambar agar Lebih Jelas Tulisannya
c. Saat bukber, seringkali keasyikan mengobrol sampai lupa salat Magrib, jadi harus saling mengingatkan. Setelah azan Magrib, cukup minum air putih dan makan buah secukupnya, setelah itu langsung salat Magrib. Jikalau musala di restoran tersebut penuh antrean, baiknya mencari masjid terdekat. Kalaupun ada hambatan lain seperti hujan deras, baiknya sudah dipersiapkan, seperti membawa payung. Jangan sampai antrean panjang dan hujan deras membuat malas shalat Magrib. Baru setelah beres shalat Magrib bisa langsung makan berat. Hal tsb sesuai pola hidup sehat Rasulullah Saw. Tujuan berbuka puasa dengan yang ringan2 adalah agar tubuh beradaptasi & tidak kaget (kalau kaget bisa kembung, rentan sakit perut, cepat ngantuk, & kegemukan). Lalu, disambung gerakan salat sebagai olahraga ringan untuk sistem pencernaan, baru setelah salat beres, tubuh siap menerima makanan berat.

4. Menjaga kebersihan
Di-update 27 Mei 2019: Rasulullah Saw selalu menjaga kebersihan (terutama saat ibadah) mengingat kebersihan sebagian dari iman dan untuk kesehatan juga. Hal tersebut tidak hanya berlaku di bulan Ramadan saja, tapi juga bulan2 biasa. Adapun yang dilakukan Rasulullah untuk menjaga kebersihan adalah:
a. Bersiwak (menggosok gigi). Menurut Imam Syafi'i & Maliki, bersiwak berarti tidak sebatas  menggunakan bahan kayu siwak saja untuk menggosok gigi, tetapi bisa juga bahan lain dan termasuk juga alatnya untuk menggosok gigi spt sikat gigi. Rasulullah pernah menggunakan ranting dari pohon kurma untuk menggosok gigi. Rasulullah menganjurkan untuk bersiwak setiap hendak salat lima waktu (HR. Bukhari-Muslim dan Abu Hurairah). Secara medis, menggosok gigi 2 kali sehari sudah cukup, yaitu setelah sahur (kalau di luar Ramadan setelah sarapan) dan sebelum tidur malam
b. Memotong kuku
c. Memakai pakaian terbaik dan wewangian saat beribadah
d. Menjaga kebersihan lingkungan walau itu hanya menyingkirkan duri di jalan, itu termasuk bagian dari sedekah juga
e. Menjaga wudu semampu mungkin (biasanya godaan tersulit adalah menahan...maaf kentut akibat perut kembung, apalagi saat puasa๐Ÿ˜œ)
f. Mandi sunnah yaitu sebelum salat Subuh, sebelum Jum'atan, saat hari raya, dan ketika ihram untuk haji atau umrah (sumber: https://muslim.or.id dan www.pusdai.com).

5. Sempatkan berolahraga walaupun hanya sekitar 30-60 menit sehari
a. Bohong besar kalau orang muslim yg berpuasa di bulan Ramadan sama sekali berhenti berolahraga. Kalau diteliti, salat tarawih saja itu bentuk olahraga yg cukup membakar kalori. Hal tersebut sudah ada penelitian ilmiahnya. Kecuali memang malas salat tarawih & malas bergerak jg ya pantas disebut malas berolahraga hehe..
Salat Tarawih dgn Khusyuk bisa Membakar 100-200 Kalori
b. Waktu olahraga terbaik saat berpuasa adalah 2 jam menjelang berbuka puasa (biasa disebut waktu-waktu ngabuburit)  atau setelah Subuh dengan durasi 30 menit-60 menit sudah cukup, yg penting keluar keringat dan badan terasa ringan. Ada juga yg mengatakan olahraga baik sesudah salat tarawih. Tp menurut saya, salat tarawih sendiri sebenarnya sudah merupakan olahraga yang efektif membakar kalori, jadi kurang pas saja setelah salat tarawih malah olahraga (kecuali atlet) & keburu ngantuk๐Ÿ˜œ
c. Adapun olahraga yang paling aman saat berpuasa di bulan Ramadan (selain salat tarawih) adalah jalan kaki, dikombinasikan dgn lompat tali, lalu yoga, pilates, senam, & sejenisnya. Dalam Agama Islam, berjalan kaki bisa menjadi ladang pahala dengan diniatkan berangkat beribadah ke masjid. Uniknya, setiap langkah dihitung satu pahala dan menghapus satu dosa. Tapi, hal tersebut tidak berlaku jika ke masjid menggunakan kendaraan. Jadi, tidak ada alasan untuk malas berjalan kaki. Rasulullah selalu berjalan kaki ke masjid, pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya (sumber: www. pusdai.com)
  • Dalam Islam, Olahraga Ringan yang Paling Gede Pahalanya ya Berjalan Kaki Sejauh Mungkin ke Masjid ๐Ÿ˜œ. Sumber: Akun IG @dakkwahislam
d. Tapi, kalau mau lebih ekstrem bisa saja olahraga berat seperti fitness, renang (tapi takut air terminum hehe.), sepak bola, futsal, beladiri, dan sejenisnya, tapi harus tahu diri, menyesuaikan dgn kemampuan, dan tidak memaksakan diri. Pengecualian untuk atlet profesional, mereka saat berpuasa tentunya memiliki jadwal berlatih khusus & kemampuan yang tidak dimiliki oleh orang biasa
e. Saya sendiri berupaya untuk selalu berolahraga di bulan Ramadan dengan latihan kardio yang paling murah yaitu berjalan kaki minimal 15 menit sehari, dikombinasikan dengan olahraga power yaitu bench press buatan sendiri dengan memanfaatkan barang rongsokan & bangku panjang yang tidak terpakai. Saya kira olahraga tersebut sangat cocok untuk saya yang bertubuh gemuk agar lebih efektif membakar kalori dan terlihat gemuk berisi๐Ÿ˜œ

Alat Fitness Bench Press Buatan Saya Sendiri, Memanfaatkan Tiang Kanopi Bekas, Bangku Panjang yang tidak Terpakai, serta Semen+Batu Bata sebagai Pemberat
f. Di samping itu, ada alternatif olahraga ringan yang sbnrnya berkaitan dgn aktivitas sehari-hari. Contoh: membersihkan rumah, menyiram taman di rumah, mencuci mobil/motor, mengasuh anak, memandikan hewan peliharaan, membeli dan membawa sendiri air minum galon bermerek dari warung terdekat ke rumah, mengganti sendiri air minum galon bermerek saat sudah habis, membeli makan/minum buat buka puasa sambil sengaja jalan kaki melewati rute baru/muter-muter kompleks sambil menyapa tetangga, dan sebagainya. Tapi jangan beraktivitas/berolahraga terlalu berlebihan sehingga melupakan istirahat. Segala sesuatu yg berlebihan tentunya tidak baik dan setiap orang harus bisa mengukur diri karena memiliki kadar kemampuan tubuh yg berbeda-beda.

6. Waktu-waktu potensial digunakan untuk menyempurnakan ibadah dan kegiatan produktif+bermanfaat
a. Ramadan saat yang tepat untuk menyempurnakan ibadah. Semua ibadah wajib dilaksanakan sebaik mungkin, disempurnakan dengan ibadah sunnah dan sosial. Tingkatkan sedekah dan kepedulian sosial, tidak hanya kepada manusia, tapi juga hewan (peliharaan) dan juga tanaman (merawat tanaman dan menyiramnya). Sedekah dimulai dari yang paling ringan, seperti perbanyak senyum (yang wajar tentunya๐Ÿ˜œ) dan bersikap ramah. Lalu, ada juga sedekah ilmu, tenaga, makanan/minuman, dan yang paling umum adalah harta
b. Bagi mereka yang bekerja, belajar menuntut ilmu, dan rutinitas harian lainnya, efektif dimulai dari setelah Subuh sampai jam 14. Kegiatan produktif tentunya harus jelas tujuannya. Setelah jam 14 siang, biasanya terjadi penurunan konsentrasi & tenaga, sehingga rutinitas berat tersebut perlu dikurangi & mgkn digantikan dengan kegiatan lain yang lebih ringan, misal olahraga ringan, ibadah, atau mungkin tidur sejenak. Setelah salat magrib dan buka puasa, waktu lebih tercurahkan di rumah bersama keluarga & juga untuk ibadah seperti salat tarawih. Setelah salat tarawih, baiknya tidak begadang, langsung tidur sj utk mempersiapkan sahur keesokan harinya. Hal ini penting untuk mencegah insomnia juga
c. Untuk mengusir jenuh dan penat, sebaiknya lampiaskan dengan menyalurkan hobi yang bermanfaat, seperti bermain gim yang mendidik, menonton siaran sepak bola bermutu & ceramah ringan di televisi, menonton film yg menginspirasi di bioskop, serta membaca artikel blog saya๐Ÿ˜œ
d. Sebisa mungkin hindarkan kegiatan cenderung membuang-buang waktu, kurang bermanfaat, konsumtif, & mgkn malah nambah dosa (lebih dari sekedar sia-sia). Misal, terlalu fokus update status sebagai ajang pamer, salah posting/melihat postingan yang salah, bermain gim online bertema kekerasan, menyalakan petasan, ghibah, dsb. Hal itu memunculkan penyesalan ketika masih ada kegiatan produktif yang belum terlaksana, tapi waktu luang habis akibat terlalu fokus pada kegiatan yang krg bermanfaat
e. Amal kebaikan sekecil apapun di bulan Ramadan pahalanya jadi berlipat. Tapi sebaliknya, amal keburukan sekecil apapun di bulan Ramadan dosanya bisa saja berlipat akibat tidak menghargai orglain yg berpuasa & bulan suci Ramadan itu sendiri.

7. Memanfaatkan i'tikaf dgn memperbanyak ibadah walau hanya sebentar
Hal tersebut dilakukan saat 10 malam terakhir Ramadan, rentang waktunya bisa mulai dari salat Isya sampai terbit matahari. Menurut Asep Saepudin Musaddad, Wakil Pimpinan Ponpes Al-Musaddadiyah Garut, bagi umat muslim yg rumahnya jauh dari masjid atau mereka yang sudah lanjut usia, atau memang memungkinkan utk tdk ke masjid, maka diperbolehkan beribadah di rumah, Insya Allah tidak akan mengurangi pahala i'tikaf. Namun, kalau bisa diupayakan i'tikaf & beribadah di masjid. Dan tidak kalah pentingnya, jgn sampai mengganggu aktivitas pekerjaan pd esoknya, karena hukum dasar i'tikaf sendiri adalah sunnah. Sementara menurut Iwan Suparna, Bendahara DKM Masjid Agung Garut, tidak ada ketentuan ttg lamanya i'tikaf. Meskipun hanya 5 menit, niatnya sungguh-sungguh mencapai ridho Allah Swt, bisa saja mendapat pahala i'tikaf dan puncaknya lailatulkadar. Dan pesan Iwan yang sering terlupakan yaitu jangan makan saat i'tikaf, karena itu membatalkan i'tikaf itu sendiri.
 
Formasi Ramadan 4-3-3. Klik Gambar agar Lebih Jelas Tulisannya

8. Jangan memaksakan untuk mudik karena mudik itu tradisi, bukan kewajiban, bukan pula sunnah, yang wajib itu menjaga silaturahim
a. Banyak dari kita yang memaksakan diri untuk mudik dengan dalih untuk mendapatkan momen langka bertemu keluarga besar yang terpisah karena masing-masing anggota keluarga besar merantau dan tersebar di berbagai kota dan hanya bisa berkumpul satu thn sekali saat Lebaran. Tapi, karena kurang memperhatikan manajemen waktu yg baik, seringkali mudik menjadi saat-saat yg menjemukan, terjebak kemacetan parah, menjadi korban pencopetan & penipuan, bahkan korban kecelakaan lalu lintas akbt memaksakan diri (padahal tdk sanggup)๐Ÿ˜ฑ. Dlm hal ini tentunya diperlukan perencanaan yg matang & mau mengukur diri, baik secara finansial, pikiran (ilmu), spiritual, tenaga, dan mental. Pertimbangkan apa menggunakan jasa transportasi atau mengemudikan sendiri. Jika menggunakan jasa transportasi, tentunya harus pesan tiket jauh-jauh sebelumnya. Apalagi jika menggunakan kereta api yang merupakan transportasi terfavorit saat mudik. Tiket kereta api Lebaran selalu ludes dalam hitungan menit saat pemesanan dibuka dini hari jauh-jauh sebelum Lebaran. Itupun dikuasai agen tiket online. Blm lagi harga tiket yg meningkat 2 kali lipat dari hari2 biasa. Kita harus pesan tiket via internet saat awl pemesanan dibuka dini hari
b. Bagi penumpang, untuk mengusir jenuh saat mudik bisa dimanfaatkan untuk berzikir, bersalawat, berdoa, membaca Al-Qur'an walau lewat gawai, membaca buku/artikel yang berkualitas, bermain gim yang mendidik, membuat konten kreatif (kondisi macet saat mudik bisa dibikin konten lho), mengobrol  ttg hal-hal yang bermanfaat, atau tidur saja jika lelah
c. Begitupun bagi seorang pengemudi kendaraan yang berpuasa n hrs mengantar pemudik, harus memiliki manajemen waktu yang khusus, berbeda dengan hari-hari biasa, dengan memperhatikan pola makan, minum, dan terutama waktu tidur yg berubah. Utk pola makan dan minum, diupayakan utk selalu sahur & buka puasa dgn wajar (jangan sampai kekenyangan/malah sebaliknya), pola makan & minum yang dijaga, dengan asupan nutrisi yang seimbang dan tidak menimbulkan kantuk, serta minum air putih minimal wajib 8 gelas guna menghindari dehidrasi. Terkadang banyak yg beranggapan berada di ruangan ber-AC atau di dalam kendaraan ber-AC, terlindung dari terik matahari, pasti akan aman dari dehidrasi. Justru itu keliru, padahal di dalam ruangan/kendaraan ber-AC pun rawan terkena dehidrasi. Setahu saya sebagai orang awam, kebanyakan makan nasi putih dan makanan yang berminyak menimbulkan rasa lemas dan kantuk yang berlebihan. Sedangkan minum kopi, minuman berkafein lainnya, & minuman berkarbonasi scr berlebihan bisa menyebabkan perut kembung. Apalagi minuman beralkohol. Tentu saja hal-hal tersebut dapat mengurangi konsentrasi dalam berkendara. Jadi, pola makan dan minum yang tepat dapat meningkatkan konsentrasi dan mood berkendara
๐Ÿ˜œ
d. Sementara untuk waktu tidur diupayakan total sehari 6-8 jam tidur berkualitas. Atau sejelek-jeleknya 5 jam tidur berkualitas. Misal baru bisa tidur jam 23.00, lalu bangun sahur jam 3.30. Maka tidurnya baru 4,5 jam, masih utang 0,5 jam, maka itu harus ditebus misal udh salat Subuh. Atau siang setelah salat zuhur. Contoh lain jika kurang tidur 1 jam saja menjadi utang dan harus dibayar keesokan harinya. Jadi, keesokan harinya hrs tidur minimal 5 jam+utang 1 jam, jd total 6 jam (alangkah lebih baiknya mengejar jumlah jam tidur ideal 8 jam per hari). Kl tidak begitu, kurang tidur tiap hari mengakibatkan tubuh protes dengan caranya sendiri. Misalkan dalam bentuk sakit, konsentrasi mengemudi yg buruk, emosian, dan sebagainya. Di samping itu, dalam rentang beberapa jam (misal tiap 2-3 jam) pengemudi kendaraan wajib beristirahat dan melakukan olahraga ringan untuk memulihkan stamina
e. Manfaatkan rest area dan jangan dipaksakan menyetir seharian. Jika diperlukan, sediakan pengemudi pengganti jika pengemudi utama terlihat kelelahan. Idealnya 4 jam pengemudi kendaraan wajib diganti. Keringanan untuk tidak berpuasa salah satunya untuk profesi yg tidak memungkinkan untuk tidak berpuasa jika itu memang lebih baik, termasuk pengemudi kendaraan (jarak jauh) & bersifat terus-menerus. Tentunya ada denda arus menggantinya di hari lain atau jika dirasa tidak sanggup pun (karena berkaitan dengan profesi atau hal2 darurat lainnya), maka hrs membayar fidyah. Hal ini berlaku pula untuk penumpang mobil, biasanya ada yang mabuk darat. Jadi, harus segera diatasi dengan beristirahat di rest area. Biasanya ada fasilitas pijat refleksi ada baiknya juga dimanfaatkan
f. Untuk persiapan kendaraan pribadi berikut safety driving-nya (untuk mobil) sehingga siap digunakan saat mudik dijelaskan secara rinci dalam artikel saya sebelum ini dan silakan kunjungi link berikut: https://vicagi9.blogspot.com/2018/02/manajemen-safety-driving-yg-sering.html


Demikian artikel saya, semoga ibadah kita di bulan Ramadan tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, berhasil menjadi pribadi yang saleh dan sukses kaffah (secara keseluruhan, tidak setengah-setengah), & memiliki manajemen kehidupan yang baik di segala bidang. Setelah lewat Ramadan, amal kebaikan kita bisa semakin meningkat, istiqomah, & barokah. Terakhir, terlepas dari segala kekurangan (mohon dimaklumi & dimaafkan), semoga artikel ini bermanfaat. Aamiin๐Ÿ˜‡.

Silakan mampir juga ke blog saya yang kedua (tentang kesehatan dan kemanusiaan, full text english) dan ketiga (tentang masalah dan solusi kelistrikan). Semoga bermanfaat. Terima kasih. Berikut link-nya:
Blog 2: healthyhumanityvicagi.blogspot.com
Blog 3: listrikvic.blogspot.com

69 comments:

  1. waduh ane belum bisa nih gan mengatur hidup ane saat puasa, sering banget begadang dan akhirnya ngantuk di siang hari, padahal aktivitas siang hari cukup padat, pusing juga ane gan hehehe :D

    saya sudah follow blog nya ya gan, thanks you :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kl begadang terus ga ditebus tidur siang ya risiko terburuk ketiduran saat kerja. Mgkn dimaklum sesekali, tp repot jg kl ketiduran saat mimpin rapat hehe.. Mgkn solusinya ya pelampiasan tidur saat akhir pekan. Tp itu ga ideal sih. Thx sdh sharing & follback

      Delete
  2. Semua berawal dari niat. jika niatnya sudah mantap dan sempurna, puasa akan mudah dijalani.
    Nah itu, kalau di ramadan, saya sulit sekali tidur malam. Biasanya mendekati saur justru ngantuk, akhirnya kadang kelewatan itu makan saur.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, niat ikhlas ridho krn Allah Swt. Sy kira yg tipe tidur kyk mas jg bnyk, mgkn solusinya sdh sj dipuas2in di makan malam & minum, shg kl kebablasan ya ada back up nya, tp kl bs sempat bangun sahur walau mepet ke subuh, jd tinggal minum air putih, buah, Energen, atau yg praktis2. Thx sdh mampir k blog sy

      Delete
    2. Baik semuanya, itu cara dapatnya gimana ya. Biar bisa THR an nih.

      Delete
    3. Memang duit si merah ini baik utk semua, yg sakit bisa cepat sembuh hehe.. Caranya itu jg sy sdg cari, mgkn perbanyak doa, sedekah, & ikut kuis atau lomba blog mgkn siapa tau rezeki the. Thx

      Delete
  3. Tidur siang sejenak bener tuh, tapi yah jangan kebanyakan, karena malah membuat masalah baru yaitu sakit kepala. Dan berolahraga perlu juga dilakukan, biar tetap fit dan bugar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, paling max 15 menit sdh cukup. Olahraga perlu tp yg ringan2 sj, jalan kaki yg paling aman sih atau treadmill kl males keluar. Thx sdh berkunjung k blog sy

      Delete
  4. sanagt menarik ni infonya msa, memang agar puasa menjadi lebih berarti sekaligus menyenangkan adalah dengan cara melakukan hal yang disenangi ya mas,..biar enggak bosan,..main game,..baca buku dan apapun itu yang penting hobi,.mungkin ngeblog juga termasuk ya,..he-he

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tepat sekali, apalagi ngeblog asl kontennya berbobot itu ibarat berbagi ilmu jg. Thx atas apresiasinya

      Delete
  5. Puasa akn terasa ringan jika dikerjakan spt sedang menyalurkan hobi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Krn fokusnya bkn lapar, haus, atau buka msh lama, melainkan k hobi tsb (asl hobinya bermanfaat & tdk membatalkan puasa hehe..), jd ga kerasa. Thx

      Delete
  6. Yang keseringan lupa tidur dan akhirnya lupa sahur karena ketiduran..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mgkn efek begadang ya mas atau kebiasaan di bulan2 biasa hehe.. Kl gitu mending makan malam dipuasin 2 kali, stlh magrib & stlh tarawih. Setidaknya ada bekal lah, kl bisa dekat subuh bisa bangun utk sekedar minum air putih & makan buah. Thx sdh mampir k blog sy :)

      Delete
  7. Intinya puasa bukan berarti kita untuk bermalas-malasan dalam melakukan aktivitas kalau sudah diniatkan apapun itu pastinya tidak akan pernah jadi masalah..๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„

    Puasa juga bisa merubah sifat kita untuk jadi penyabar...Ditambah tidak lupa dengan sholat...Puasa tidak sholat maka akan sia2 saja..๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju. Efek malas atau lemas jg akibat pengaturan pola tidur & pola makan yg krg efektif. Salat amal yg paling pertama dihisab ibarat password utk membuka pintu yg isinya amal kebaikan lainnya, trmsk puasa. Jd agak ngeri jg jangankan ga salat, tetap melaksanakan salat tp ga diterima, password pintu ga kebuka, amal kebaikan lain trsmk puasa ga akan dianggap. Thx sdh sharing

      Delete
  8. Lengkap sekali tipsnya...yang penting puasa harus menempa mental kita menjadi lebih tangguh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thx atas apresiasinya. Setuju, puasa melatih fisik & mental sekaligus, serta empati jg

      Delete
  9. Tipsnya bagus pak, saya kurang di waktu tidur dan olahraga nih, tapi kayaknya keliling rumah ngurus anak udah jadi olahraga sendiri hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tks ats apresiasinya. Asl sehari minimal 5 jam tidur berkualitas terpenuhi udh ok. Soalnya kl krg dari itu bs hd utang & penyakit. Kl olahraga ga sempat mending dikaitkan dgn kehidupan sehari2 aj d rmh spt mengepel, menyapu halaman, menyiram tanaman, menggendong anak, jln kaki ke pasar, dsb. Yg penting mah keluar keringat & sehat ya bu. Thx

      Delete
  10. Manajemen yang bagus untuk menjaga keseimbangan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thx atas apresiasinya. Manajemen waktu yg efektif tepatnya

      Delete
  11. Tips-tipsnya lengkap dan bagus Pak. Saya bisa berbagi informasi ke teman-teman saya juga yang puasa.

    Kalau untuk tidur, saya terbiasa 7-8 jam, meskipun sebagai orang dewasa, paling efektif 5 jam tidur.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks atas apresiasinya. Silakan dishare.. memang minimal 5 jam, tp yg terbaik tetap 7-8 jam. Tidur kurang dari 5 jam maupun lbh dari 8 jam bisa mengakibatkan gangguan kesehatan, seringkali krg tidur di hari biasa dilampiaskan saat weekend hehe..

      Delete
  12. Paling enak sambil puasa ramadan tuh ya mengerjakan hobi aja, biar ga ngerasa kelamaan menunggu bedug hahaha. Tidur sih boleh aja tapi kalo bobo pulas seharian ga lucu juga, malah bikin bau mulut. Tau2 hari menghilang cuuuz maghrib hihihi kayak ga ada kerjaan ya, ga boleh ituh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baru tau ada kaitan keseringan tidur & bau mulut, bikin minder aj hehe.. Tidur siang smntr justru dianjurkan kl bnr2 lelah, 15 menit cukup. Htr nuhun sdh sharing :)

      Delete
  13. Yang sering kali diremehkan oleh kebanyakan orang adalah tidur ya mas, padahal tidur itu sangat mempengaruhi kenerja tubuh loh, baik ketika beraktivitas maupun ketika berpikir

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada 2 sih, sengaja begadang & satu lg insomnia. Kebiasaan begadang membuat pola tidur jd ga jelas dan bisa bikin insomnia. Setuju, kl tidurnya kacau, pikiran pun kacau, jd ga produktif & ga bs berpikir jernih. Thx sdh sharing

      Delete
    2. yup, sama-sama mas,..he-he

      Delete
  14. Wah.. penjelasannya sangat gamblang dan mudah dimengerti. sangat bermanfaat sekali mas

    ReplyDelete
  15. senang bacanya, terutama tip puasa….
    bermanfaat….

    # I follow you

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thx ats apresiasinya & sdh follback jg. Topik blog blh serius, tp bahasanya hrs santai & kekinian spy bacanya pun senang hehe..

      Delete
  16. keliatannya kaya yang mudah tinggal olahraga tapi prakteknya emang agak sulit ya kak. apalagi aku ini punya bayi susah banget ... tapi nanti dicoba ah biar sehat makasih ya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yg dkt dgn rutinitas sehari2 sj dulu teh, misal jalan kaki sambil membawa bayinya (sekalian berjemur jg), mengepel, membersihkan halaman, menyiram tanaman (apalagi tamannya luas),dsb. Asl gerak & berkeringat itu sdh bs disebut olahraga. Sama2. Thx jg sdh berkunjung k blog sy

      Delete
  17. Yang paling saya jaga selama puasa adalah cairan dan waktu tidur. Secara saya kerja sistem shift, jadi pola tidurnya gak beraturan, tapi tetap mengacu tidur harus 6-8 jam sehari, atau paling minimal 5 jam. Apalagi jarak dari rumah ke tempat kerja jauh pake banget, jadi saya harus menjaga waktu tidur sebaik mungkin. Biasanya setelah sholat subuh lanjut tidur lagi.

    Kalo cairan, banyakin minum saat buka puasa, untuk mengganti cairan yang hilang selama berpuasa.

    Makasih tipsnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, org nahan lapar seharian kuat, tp nahan minum seharian umumnya ga kuat. Jd sejelek2nya sahur penuhi kebutuhan minum air putih minimal 8 gelas. Gpp stlh subuh tidur sejenak walau dianjurkan Nabi lgsg jgn tidur stlh Subuh, justru Sunnah ya siang. Thx sdh sharing

      Delete
    2. *sahur 4 gelas air putih, buka puasa 4 gelas, jd 8 gelas sehari terpenuhi

      Delete
    3. Betul itu, harus seimbang cairan yang masuk saat sahur dan buka, jadi tubuh gak kekurangan cairan. Udah saya follow blog keren ini :)

      Delete
    4. Terima kasih atas responnya, respek untuk blog anda juga :)

      Delete
  18. Pantesan saya ini mudah mengantuk, makan nasi putih bisa jadi penyebab. Selain itu aktiitas saya yang harus berkutat di depan komputer jelas bikin mata lelah. Biasanya disambi mengerjakan pekerjaan rtumah, tetapi kalau ada kerjaan wajib seperti harus menyegerakan sesuatu karena ikut drop link blogwalking para ibu yang diberi tenggat, saya berupaya keras menyelesaikannya dengan cepat Jelas tak bisa secepat dulu sampai kena penaltu sehari karena telat dari jam yang ditentukan. Ramadhan ini tak bisa disamakan dengan hari biasa.
    Kalau saya lelah, biasanya baringkan kepala di meja dan mencoba tidur, kalau ada sinyal bahwa tubuh seperti aneh, segera ke ranjang dan tidur. Tak bisa paksakan diri. Kondisinya jelas berbeda dengan hari biasa, ada tremor dikit di tubuh. Sinyal SOS yang harus segera diperhatikan.
    Tulisannya panjang dan lengkap. Saya harap semoga blog ini tetap berlanjut, ada banyak tips bermanfaat.
    Punten sekadar saran. Sebaiknya tulisan jangan disingkat. Singkatan dalam tulisan yang dikonsumsi publik akan memberi nilai kurang karena jadi semacam "noise". Pun paragrag jangan rapat, 2 spasi bisa bikin nyaman. Atau minimal 1,5 spasi. Ukuran huruf pun harap diperhatikan agar tak sebesar semut, kata Kang Nata yang kerap mengeluh kalau baca blog yang di layar komputer malah sebesar semut. Pengguna netbook seperti saya kerap harus berurusan dengan tampilan huruf kecil padahal mata plus, sampai harus atur ukuran layar di peramban Chrome.
    Silakan baca artikel saya yang bahas soal blog dalam "4 Kesalahan dalam Membangun Blog".
    Judul juga perhatikan bahwa setiap kata yang bukan kata sambung (seperti yang, dan, pun, bagi, dan sejenisnya)harus ditulis dalam huruf kapital untuk huruf awalnya. Ini kaidah penulisan.
    Saya lihat blog ini isinya serius jadi semoga bisa digarap dengan serius. Tidak mudah dalam memperjuangkan sesuatu dan harus berproses. Semangat.
    Terima kasih sudah singgah di blog saya kemarin. Maaf jika respons saya telat karena banyak hal yang harus dilakukan dalam dunia menulis dan blog, tetapi saya selalu berusaha lakukan kunjungan balik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, kaum ibu punya kesibukan tambahan juga yaitu menyiapkan masakan sahur (jika tidak punya asisten rumah tangga), jika tidak pintar bagi waktu bisa tumbang juga, tapi sebaliknya, jika bisa bagi waktu, menjadi ladang pahala yang luar biasa. Jika lelah segera istirahat walau sebentar. Ada tremor berarti tangan harus segera diistirahatkan.

      Saya sangat berterima kasih ada komentar yang tidak sekedar pujian atau sharing tentang topik blog, tapi juga memberikan masukan untuk perbaikan blog ini ke depannya. Ini jadi mengingatkan saya dengan revisi tesis dari dosen pembimbing & penguji dulu, detail sekali atau jangan-jangan ibu juga dosen hehe..

      Saya berupaya menggunakan kaidah bahasa yang baik, seperti penggunaan kata baku Ramadan, bukan Ramadhan. Tulisan kecil & spasi ini memang standar di aplikasi Blogger, juga melihat kebanyakan blogger lain, dan juga ketika membaca koran. Tapi perlu diperbaiki juga, sebab jika mata sudah lelah, saya merasa itu tulisan jadi terlihat semakin kecil, ngebayang, dan bikin pusing juga hehe.. Topik blog saya memang serius, tapi saya ingin membawakannya dengan bahasa yang lebih santai, kekinian, dan sesekali disertai humor agar lebih mudah dipahami

      Dengan banyaknya masukan tadi, saya coba perbaiki secara bertahap agar blog ini lebih baik lagi ke depannya, SEO-nya juga masih belum optimal, termasuk saya akan baca blog yang ibu sarankan tadi, mohon doanya juga agar bisa konsisten, sukses, & berkah. Begitu pula blog ibu juga. Aamiin. Mantap sesibuk apapun masih sempatkan blogwalkin. Blogwalking menurut master blog mas Sugeng merupakan bentuk silaturahim di dunia bloggging, bukan sekedar meningkatkan traffic blog semata, semoga menambah rezeki dan berkah. Aamiin. Terima kasih

      Delete
    2. Saya sudah perbaiki tampilan blog untuk desktop/laptop, ukuran font jadi 24 & spasi jadi 2. Sementara tampilan blog untuk seluler tidak bisa diotak atik, padahal inginnya spasi jadi 2 juga. Apa ada rekan yang bisa membantu? Mungkin ada kode HTML tertentu. Thx

      Delete
  19. Luar biasa ulasannya sangat detil. Kalo awal2 puasa emang biasanya badan kaget.

    Nah olah roga juga jadinya malam aja. Saya mainnya badminton mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas apresiasinya. Kalau saya olahraga malam justru keburu ngantuk hehe.. Paling menjelang Magrib atau setelah Subuh, ya minimal jalan kaki lah 30 menit, asal bergerak dan keluar keringat. Kalau badminton cukup menguras keringat ditambah sendi harus benar-benar kuat (jangan punya riwayat asam urat atau rematik). Tapi, keliatannya mas ini punya sendi yang kuat karena sudah terbiasa badminton

      Delete
  20. Wah infonya detil sekali pak. Selama ini saya puasa ya puasa saja, setelah baca ini saya jadi mengerti bahwa banyak sekali yang telah luput dari puasa saya selama ini. Thanks for sharing pak, TOP!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas atensinya. Saya juga msh belajar. Semoga puasa kita bisa memiliki value & mendapatkan keridhoan Allah Swt. Aamiin. Thx sdh mampir ke blog saya

      Delete
  21. Sangat menginspirasi nih kontennya, beberapa poin penting telas di ulas, apa saja yang berkaitan dengan ibadah puasa Ramadhan ini....

    semoga puasa yang tinggal beberapa hari ini, menjadi ibadah yang lebih bermakna.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas atensinya, saya lebih menyoroti ke manajemen waktunya. Semoga ibadah kita mendapatkan keridhoan Allah SWT. Aamiin

      Delete
  22. Manajemen puasa memang sangat ebrguna mas, bisa untuk mengendalikan hati dan pikiran, dan puasa itu bener memang ada hikmahnya dari setiap makanan yang kita makan. mengingatkan akan kesehatan dan lain2
    penjelasan lengkap banget ini pak, thx sharingnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas atensinya. Intinya puasa sebagai terapi jasmani & rohani yang paling murah

      Delete
  23. biasanya malah begadang sambil nunggu sahur ๐Ÿ˜‚ ,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau seperti itu sama aja dengan kerja shift malam spt
      security hehe.., harus diganti tidur pagi harinya. Thx sdh mampir ke blog saya

      Delete
  24. Yah, keliatannya telat ane ke sini. Tapi gapapa. Selamat lebaran ya mas! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gpp mas, nanti lah saya bikin artikel lagi Juni ini, thx sdh mampir. Sama2 mas, selamat Lebaran, Taqobbalallahu Minna wa Minkum, mohon maaf lahir batin, juga buat semua pembaca artikel blog saya, mohon maaf jika artikel blog ini masih banyak kekurangan (ditunggu masukannya), semoga Allah Swt memberkahi & meridhoi kita semua. Aamiin

      Delete
  25. Thank you for visiting. I follow you back.

    ReplyDelete
  26. oke kita terapkan ini di puasa tahun depan mas :D hehe

    ReplyDelete
  27. Yang paling sulit itu waktu tidur yang cukup deh pak, sewaktu puasa lalu, saya beneran kurang tidur karena kudu mempersiapkan anak puasa dan sekolahnya.

    Tapi diniatkan demi lillah, insha Allah semua tantangannya menjadi berkah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, kurang tidur di malam hari, ya disempatkan tidur siang, atau kalau ga bisa dilampiaskan saat libur agar tidak menjadi penyakit. Tapi, saya yakin pengorbanan tersebut menjadi nilai lebih di hadapan Allah SWT. Thx sudah sharing

      Delete
  28. apa juga perkara yang kita lakukan dalam dunia harus untuk mendapat reda Allah..

    in shaa Allah semuannya dipermudahkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, semua amal muara nya ridho Allah SWT. Semoga apa yang kita lakukan mendapat ridho Allah SWT. Aamiin

      Delete
  29. kalau sudah gini jadi kangen ramadhan tapi kemarin ramadhan susasananya gak kerasa beda banget. tiba -tiba udah lebaran. Ya Ampun sempat merasa gak berkah tahun kemarin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Ramadan tiap tahun bertambah maju, lama-lama Ramadan bulan Januari. Semoga bisa berjumpa dengan bulan Ramadan yang berkah. Aamiin

      Delete

1. Silakan berkomentar secara bijak
2. Terbuka terhadap masukan untuk perbaikan blog ini
3. Niatkan blogwalking dan saling follow blog sebagai sarana silaturahim dan berbagi ilmu/kebaikan yang paling simpel. Semoga berkah, Aamiin :)๐Ÿ˜‡
4. Ingat, silaturahim memperpanjang umur...blog ;)๐Ÿ˜œ

Disrupsi Digital dan Inovasi Era Kenormalan Baru

Disrupsi Digital Pandemi Covid-19 yang terjadi berbulan-bulan dan menimpa hampir seluruh negara di dunia membuat kacau kondisi ekonomi se...